17/01/2021

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

NASA Sebut Asteroid Selebar 390 Meter Berpotensi Berbahaya Akan Melintasi Bumi Besok

2 min read
NASA Sebut Asteroid Selebar 390 Meter Berpotensi Berbahaya Akan Melintasi Bumi Besok

LajuBerita – NASA kini semakin gencar bahkan terus-menerus untuk berupaya mencari asteroid yang diduga bisa mengancam kehidupan di Bumi.

Asteroid yang disebut sebagai Near-Earth Object (NEO) harus melampaui batas tertentu untuk dianggap ‘berpotensi berbahaya’.

Dilansir Metro, beberapa ahli di NASA menemukan indikasi asteroid yang berpotensi berbahaya itu. Beberapa insinyur NASA mengatakan, ada 1 asteroid yang akan melintasi Bumi minggu ini.

Asteroid 2012 XA133 akan melampaui Bumi pada Kamis (26/3/2020) mendatang dengan kecepatan 53.000 mph atau sekitar 85.295 kilometer per jam.

Ukuran asteroid sekitar 1.280 kaki atau selebar 390 meter. Dengan ukuran tersebut, asteroid bisa menyebabkan dampak besar di Bumi jika bertabrakan dengan planet itu.

Beruntung, beberapa insinyur NASA menghitung asteroid berada kedalam lintasan yang aman.

Asteroid 2012 XA133 diyakini melampaui 0,04453 unit astronomi (AU) atau sekitar 4,1 juta mil dari pusat Bumi.

Jarak Asteroid dari Bumi ke matahari menurut gambaran AU tunggal sekitar 93 juta mil.

“NEO terkadang bisa saja mendekat ke Bumi saat mereka mengorbit matahari,” NASA menjelaskan.

Perlu dicatat, pengertian ‘dekat’ secara astronomis bisa begitu jauh kedalam istilah umum.

Baca Juga : Menyedihkan, Disuruh Bubar Pas Ngopi, Kapolres Diketawain!

kedalam pengertian sebenarnya, itu bisa berjarak jutaan atau bahkan puluhan juta kilometer.

Bersama NASA, European Space Agency (ESA) masih terus melacak asteroid tersebut.

Asteroid ini yaitu salah 1 dari enam yang dilacak saat melintasi Bumi minggu ini.

Namun, asteroid 212 XA133 yaitu 1-1nya yang masuk kedalam kategori ‘berpotensi berbahaya’.

“Asteroid yang berpotensi berbahaya (PHA) saat ini didefinisikan berdasarkan beberapamater yang mengukur potensi asteroid untuk mengancam Bumi,” kata NASA kedalam sebuah pernyataan.

“Setiap hari, sekitar seratus ton material antarplanet melayang ke permukaan bumi,” ujar pusat studi NEO NASA.

Sebagian besar partikel antarplanet terkecil yang mencapai permukaan Bumi yaitu partikel debu kecil yang dilepaskan oleh komet.

“Partikel antarplanet yang terkecil dapat mencapai permukaan bumi sebagian besar berasal dari fragmen tabrakan asteroid yang telah bertabrakan 1 sama lain beberapa tahun yang lalu,” ungkap NASA.

NASA menjelaskan secara terperinci tentang apa yang akan terjadi jika salah 1 dari batu-batu tersebut akhirnya menabrak Bumi.

“Diperkirakan akan mencapai permukaan bumi sekitar 10.000 tahun lagi asteroid berbatu atau besi yang berukuran lebih dari 100 meter.”

“Hal tersebut dapat menghasilkan gelombang pasang sehingga menyebabkan bencana lokal yang bisa menggenangi daerah dataran rendah,” jelas NASA.

Sementara itu, setiap beberapa ratus ribu tahun atau lebih, asteroid yang lebarnya lebih dari 1 kilometer bisa menyebabkan bencana global.

Kedalam hal ini, puing-puingnya akan menyebar ke seluruh atmosfer bumi. Kondisi itu menyebabkan tanaman akan mati karena hujan asam. Selain itu, sebagian sinar matahari bisa terhalang.

Badai yang dihasilkan dari puing-puing yang dipanaskan juga akan turun ke permukaan bumi.

“Tabrakan Bumi dengan NEO sering sekali terjadi karena jalur orbitnya sering melintasi Bumi. Kita harus tetap waspada terhadap kemungkinan tertutupnya Bumi di masa mendatang.”

Kita perlu menganalisis ukuran, komposisi, dan strukturnya, serta mengawasi lintasan mereka di masa depan,” turut ahli NASA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.