23/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Mulai Senin 13 April Siswa Dapat Belajar dari Rumah Selama 3 Bulan Melalui TVRI

2 min read

Laju Berita – Akibat pandemi Covid-19 membuat siswa diharuskan belajar dari rumah. Hal ini guna pencegahan penyebaran virus mematikan yang mendunia ini. Hal ini membuat Nadiem Anwar Makarim selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan memiliki gagasan baru. Dengan menggandeng stasiun Televisi Republik Indonesia (TVRI) untuk memperluas dan mempermudah proses belajar-mengajar siswa di rumah.

Mengingat keterbatasan akses internet yang membuat tidak semua siswa dapat belajar di rumah dengan sistem daring. Maka mulai hari Senin 13 April 2020. Pembelajaran melalui siaran televisi di TVRI ini sudah dapat dinikmati semua siswa di Indonesia.

Adapun fasilitas belajar dari rumah melalui TVRI ini. Diharapkan dapat membantu semua siswa Indonesia. Terutama bagi siswa yang memiliki keterbatasan internet atau tidak memiliki ponsel atau laptop dan alat elektronik lainnya. Sehingga dalam pandemi ini pun siswa tetap mendapatkan hak nya untuk belajar.

“Upaya dari Kemendikbud untuk membantu terselenggaranya pendidikan bagi semua siswa di Indonesia. Dimasa darurat Corona ini adalah program belajar dari rumah melalui TVRI. Diharapkan upaya ini dapat membantu khususnya bagi kalangan masyarakat yang memiliki keterbatasan untuk mengakses internet. Baik itu karena ekonomi atapun keterbatasan jaringan karena letak geografis” Ungkap Nadiem dalam telekonferensi Peluncuran Program Belajar dari Rumah.

BACA JUGA : Tahanan Malaysia Jahit APD Untuk Rumah Sakit Lawan Corona

Program belajar dari rumah di TVRI ini merupakan penindak lanjutan dari Rapat Kerja bersama Komisi X DPR RI pada Jumat 27 Maret lalu.

Nadiem juga berterima kasih atas bantuan dan kerjasama dari berbagai pihak seperti Komisi X DPR RI, mitra swasta, organisasi masyarakat dan juga para relawan yang bersama-sama menagambil peran dan kontribusi dalan menghadapi pandemi ini.

Nadiem juga menjelaskan tak hanya berisi program pelajaran untuk semua jenjang, Balajar dari Rumah TVRI ini juga akan menyediakan program Bimbingan Orang Tua dan Guru sera tayangan kebudayaan di akhir pekan.

Adapun materi pembelajaran yang akan di tayangkan di TVRI iniadalah numerasi, peningkatan literasi dan pertumbuhan karakter peserta didik. Bahkan pihak Kementerian bersama dengan lembaga non pemerintahan akan nelakukan evaluasi dan monitoring terhadap program ini.

“Dalam keadaan darurat seperti ini yang perlu kita catat adalah pemberian pendidikan yang bermakna” terang Nadiem.

Dalam menyikapi dampak virus Corona ini, Nadiem juga mengimbau agar para orangtua, pendidik dan peserta didik dapat menjaga kesehatan dan menjalankan protokol kesehatan.

Diketahui, protokol kesehatan ini sebelumnya telah disampaikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) beberapa waktu lalu.

Protokol tersebut antara lain, saling menjaga jarak antarindividu, wajib menggunakan masker kain bagi warga yang sehat apabila keluar rumah, rajin mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun minimal 20 detik, dan tetap di rumah jika tidak ada keperluan yang penting dan darurat.

“Pesan saya agar baik orang tua, siswa, dan guru menjaga kesehatan masing-masing beserta keluarga sesuai protap dari Kemenkes terkait Covid-19, dan untuk mengikuti imbauan Presiden Jokowi agar belajar di rumah, bekerja di rumah, dan beribadah di rumah,” pungkas Nadiem.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.