28/11/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Menurut Para Ahli Indonesia Belum Sampai pada Puncak Pandemi Covid-19

2 min read
Menurut Para Ahli Indonesia Belum Sampai pada Puncak Pandemi Covid-19

LajuBerita – Akhir-akhir ini banyak pertanyaan yang kerap sekali muncul di Indonesia. Kapan wabah Covid-19 di Indonesia mencapai puncak?

Namun jawaban dari para ahli mengejutkan, karena menurut para ahli wabah Corona di Indonesia saat ni belum mencapai puncak nya. Para ahli justru mengingatkan agar kita bersiap pada gelombang kedua pandemi Covis-19 jika sistem melemah.

Hal tersebut disampaikan oleh Prof. Akmal Taher selaku Perwakilan Solidaritas Berantas Corona atau Covid-19.

Prof. Akmal mengatakan kalau menurutnya gelombang kedua pandemi bisa saja terjadi dan saat puncak sudah lewat baru lah yang sakit itu sudah menurun.

Potensi gelombang kedua itu bisa terjadi di Indonesia apalabila sistem yang sudah dibuat Pemerintah dan sudah di jalankan oleh masyarakat sipil menlonggar.

Sebaiknya pemerintah dan masyarakat tetap bekerja sama saat pandemi sudah mencapai puncak dan terus berkoordinasi untuk terus melakukan berbagai sistem strategis hingga Covid-19 ini benar-benar berakhir.

Jika tidak melakukan hal tersebut, maka bisa terjadi seperti yang dialami China. Transmisi masih terjadi disaat masyarakat sudah merasa aman saat wilayahnya sudah melewati puncak pandemi. Dan ketika satu wilayah ditemukan lagi yang terinfeksi virus, maka wilayah tersebut akan di lockdown.

Baca Juga : 3 Pemuda Pesta Sabu di Gudang Pakan Ikan di Haranggaol, Langsung Masuk Hotel Pradeo!!!

Menurut Prof. Akmal saat jumlah kasus mengalami penurunan setelah mencapai puncak nanti, bukan berarti masyarakat sama sekali tidak megalami transmisi atau penularan yang terjadi tanpa di ketahui.

“Kalau sistem yang telah dibuat sekarang tetap dijalani hal tersebut bisa diatasi. Tapi kalau sistem kita terjadi kelonggaran, itu yang ditakutkan akan terjadi gelombang kedua pandemi Covid-19” ungkap Akmal.

Akmal juga menjelaskan kalau PSBB yang telah diberlakukan Pemerintah bukan karantina wilayah. Bebrda dengan sistem lockdown yang diterapkan oleh negara China. Menurut Akmal sistem PSBB juga akan dilihat implementasinya. Jika memang bagus, akan terus di support. Namun jika tidak efektif maka akan di evaluasi kembali.

Dan Akmal menyarankan agar PSBB sebaiknya dilakukan tidak hanya di beberapa daerah yang sudah terdapat banyak terinfeksi. Melainkan harusnya diterapkan kepada wolayah yang maish sedikit terkena infeksi.

Hal ini merupakan upaya pencegahan dan mengurangi potensi terjadinya transmisi atau penularan lokal.

“Justru PSBB itu yang bagus untuk wilayah yang masih sedikit jumlah kasusnya” ujar Akmal.

Dikhawatirkan jika di wilayah yang sedikit kasusnya sistem pencegahan masih longgar, maka bisa berpotensi menjadi seperti Jakarta berikutnya.

Prinsip pencegahan sebenarnya yaitu mencegah lokal transmision atau penularan virus yang terjadi antar masyarakat setempat, dan itu sudah harus dilakukan oleh banyak wilayah bukan hanya Jakarta.

“Kita mencegah terjadinya lokal transmision virus, karena kalau sudah ada lokal transmision bisa jadi seperti Jakarta,” tutup Akmal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.