22/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Menteri Agama Tetapkan Ibadah Haji 2020 Dibatalkan, Setoran Jamaah yang Telah Lunas Bisa Ditarik Kembali

2 min read
Menteri Agama Tetapkan Ibadah Haji 2020 Dibatalkan, Setoran Jamaah yang Telah Lunas Bisa Ditarik Kembali

LajuBerita – Melalui Menteri Agama Fachrul Razi, pemerintah kini telah menetapkan penyelenggaraan ibadah Haji 2020 (1441 H) resmi dibatalkan.

Pengumuman ini secara langsung disampaikan oleh Menteri Agama Fachrul Razi dalam konferensi pers di Kementerian Agama pada Selasa 2 Juni 2020.

Pembatalan keberangkatan Jamaah Haji tahun ini diakibatkan pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal 2020 hingga saat ini. Terlebih dari pihak pemerintah Arab Saudi tak kunjung membuka akses untuk penyelenggaraan indah haji dari seluruh negara.

Fachrul Razi menyampaikan di youtube bahwa Arab Saudi sampai pagi ini belum juga membuka akses dari semua negara, hal tersebut mengakibatkan pemerintah tidak mempunyai waktu yang cukup untuk persiapan penyelenggaraan haji 2020 ini. Hal ini yang membuat pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan jemaah haji pada 1441 H.

Keputusan pembatalan pemberangkatan dan penyelenggaraan ibadah haji pada 1441 H ini ditetapkan melalui peraturan Kementerian Agama No 494 tahun 2020.

Sebelumnya, Fachrul Razi telah berkonsultasi dengan Presiden Joko Widodo pada 19 Mei lalu dan memutuskan bahwa pemerintah Indonesia menunggu keputusan Arab Saudi terkait penyelenggaraan inadah haji ini hingga 1 Juni 2020.

Fachrul Razi juga mengatakan kalau Presiden Jokowi telah berkomunikasi langsung dengan Raja Salman mengenai pembahasan penyelenggaraan haji 2020.

Baca Juga : Terus Bertambah, Jumlah Dokter Terkait Covid-19 di RI Menjadi 30 Orang.

“Saat saya laporan ke Bapak Presiden, beliau telah berkomunikasi dengan Raja Salman sehingga beliau menyarankan untuk mundur sampai awal juni, siapa tau ada perkembangan. Dan kami pun menyetujuinya” ujar Fachrul Razi.

Sebelum berkoordinasi dengan Presiden, Kementerian Agama telah menetapkan meminta tenggat waktu keputusan Pemerintah Arab Saudi hingga 20 Mei 2020.

Keputusan pembatalan keberangkatan jamaah haji 2020 telah melalui kajian mendalam. Mengingat pandemi Covid-19 masih melanda sejumlah negara termasuk Indonesia dan Arab Saudi. Dan pembatalan ini berlaku untuk seluruh rakyat Indonesia.

“Maksudnya pembatalan haji ini tak hanya jemaah yang menggunakan kuota pemerintah baik reguler maupun khusus, tetapi bagi seluruh jemaah yang memakai visa haji furada undangan” papar Fachrul Razi.

Bagi jemaah haji yang telah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), akan diikutkan pada pelaksanaan ibadah haji tahun 2021. Jadi dana BPIH yang telah disetorkan ini akan di simpan dan di kelola secara terpisah oleh Badan pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Nilai manfaatnya akan diberikan BPKH kepada jamaah haji paling lambat 30 hari setelah pemberangkatan kloter pertama pada penyelenggaraan haji 2021 mendatang. Namun bagi calon jemaah haji yang ingin meminta setoran pelunasan haji dikembalikan, Kementerian Agama akan mengembalikannya.

“Setoran pelunasan BPIH juga dapat diminta kembali oleh jemaah haji yang bersangkutan jika dia butuh. Silakan, kami akan mendukung itu,” kata purnawirawan TNI ini.

Dengan adanya pembatalan keberangkatan haji tahun ini, maka petugas haji di daerah juga dibatalkan.

BPIH yang telah dibayarkan juga akan dikembalikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.