23/01/2021

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Mengaku-Ngaku Sebagai Polisi, Modus Baru Para Begal di Kota Bandung

2 min read
Mengaku-Ngaku Sebagai Polisi, Modus Baru Para Begal di Kota Bandung

Mengaku-Ngaku Sebagai Polisi, Modus Baru Para Begal di Kota Bandung

Laju Berita – Kasus kejahatan yang terjadi di jalanan Bandung cukup marak di awal Desember 2020. Sejak tanggal 1 hingga 10 Desember, polisi sudah mengungkap 14 kasus kejahatan jalanan dengan 20 tersangka. Dari belasan kasus itu, mayoritas kejahatan jalanan adalah begal motor.

“Adapun tindak pidana yang akan terjadi adalah tindak pidana yang ada di wilayah kota Bandung dan yang menonjol adalah curas (pencurian dengan kekerasan) yaitu begal,” kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Ulung Sampurna Jaya, di Mapolrestabes Bandung.

Dari sejumlah kasus begal tersebut yang diungkap polisi, pelaku yang beraksi dengan modus berbeda-beda. Ada yang mengaku sebagai anggota polisi agar korban takut dan tidak melakukan perlawanan.

“Modusnya berpura-pura mengaku sebagai anggota polisi untuk membawa motor korban, tersangka juga mengucapkan kata-kata yang mengancam kepada korbannya,” ucap dia.

“Bagaimanapun juga yang namanya masyarakat tetap saja takut ketika mendengar itu polisi, maka dari itu kita mengimbau ke masyarakat supaya tetap menjaga kehati-hatian di wilayahnya,” ia melanjutkan.

Baca Juga : Seorang Pria Surabaya Tewas Tersengat Listrik di Genting

Para pelaku beraksi malam dan dini hari. Pihaknya akan mengintensifkan patroli di malam hari di sejumlah daerah rawan.

Masyarakat juga akan diimbau untuk waspada dan khususnya pengendara motor sebaiknya menghindari pulang sendirian pada malam hari.

“Di situasi pandemi seperti ini, kami tidak segan melakukan tindakan tegas dan terukur jika ada yang melakukan tindak pidana,” pungkasnya.

Total 20 tersangka yang saat ini dijerat pasal sesuai dengan kejahatan yang dilakukannya. Pasal yang diterapkan itu yakni Pasal 363 KUHP Pencurian dengan pemberatan diancam dengan pidana penjara paling lama 5 tahun.

Pasal 365 KUHP Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman Maksimal 9 tahun penjara. Pasal 2 (1) UU Darurat No. 12 tahun 1951 Bawa sajam tanpa ijin dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun.

Dan Pasal 351 KUHP penganiayaan dengan luka berat ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.