01/12/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Mantan Napi Asimilasi Covid-19 Rampas Hp Warga, Di Kasih Kado Timah Panas Karena Mau Kabur

2 min read
Mantan Napi Asimilasi Covid-19 Rampas Hp Warga, Di Kasih Kado Timah Panas Karena Mau Kabur

LajuBerita – Baru juga menghirup udara segar, napi yang baru bebas karena asimilasi Covid-19 kembali ditangkap karena merampas hp wanita di Jalan DR GM Panggabean Medan.

Personel memberikan tindakan tegas ke pelaku karena berusaha kabur dan melawan petugas, jadi kami berikan hadiah timah panas kedua kaki pelaku.

Korban bernama Fatih Silmy Siregar dan temannya ingin pergi membeli makanan, sesampai lokasi keduanya di hadang oleh pelaku AB (28) warga Jalan Pertanahan Kecamatan Patumbak bersama dua rekannya AB dan TSP.

“Pelaku meminta uang dengan paksa ke korban sebesar Rp 50 ribu dan mengambil juga hp milik korban,” ujar Rikki.

Karena sudah dirugikan dan tidak rela barang bendanya di ambil paksa, Korban yang teriak minta tolong, Personel kami yang pas lewat dan mendengar jeritan korban langsung mengejar dan menangkap pelaku TSP.

Baca Juga : TNI AU Sukses Angkut APD dari Phnom Penh Kamboja dan Singapura.

Saat di introgasi personel kami mendapatkan informasi kedua identitas dua rekannya lagi, tak butuh waktu lama personel kami kembali menangkap kedua pelaku dan menyita barang bukti berupa HP korban.

Namun saat akan diamankan dan dibawa ke kantor pelaku melawan dan berusah melarikan diri, jadi personel kami mengambil keputusan menembak pelaku karena sudah diberikan tiga kali tembakan peringatan.

“Pelaku mengancam keselamatan petugas dan berusaha kabur jadi kami mengambil tindakan tegas dan terukur menembak kedua kaki pelaku sehingga terjatuh dan langsung kami bawa,” ujar Rikki.

Pelaku AB adalah resedivis yang sudah empat kali kelur masuk penjara, dan terakhir keluar karena diterima asimilasi Covid-19, ketiga pelaku dijerat dengan pasal 368 KUHP undang-undang nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman pidana 5 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.