22/01/2021

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Mahasiswa Ubaya Buat Hand Sanitizer dari Lidah Buaya Untuk Mengantisipasi Virus Corona Menyebar Luas

3 min read
Mahasiswa Ubaya Buat Hand Sanitizer dari Lidah Buaya Untuk Mengantisipasi Virus Corona Menyebar Luas

LajuBerita – Sejumlah mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Surabaya (Ubaya) yang tergabung dalam Kelompok Studi Mahasiswa – Cosmetology Study Group (KSM-CSG) telah berhasil membuat sekitar 30 liter cairan pembersih tangan atau yang dikenal sebagai hand sanitizer gel yang akan diletakkan di sejumlah lokasi di dalam kampus.

Pembuatan hand sanitizer itu sendiri untuk mengantisipasi penyebaran virus jenis baru corona di kampus serta menanggapi mahalnya harga cairan pembersih tangan tersebut yang dijual di pasaran.

Ketua kelompok study penelitian itu dipimpin oleh Mahasiswi bernama Gabrielle Regina Perlita dan mengatakan bahwa hand sanitizer ini diproduksi untuk memenuhi kebutuhan seluruh kampus terutama setelah harga hand sanitizer di pasaran melonjak tajam dan setelah pengumuman adanya pasien positif terjangkit virus corona di tanah air.

Sekarang ini lagi marak virus jenis baru corona yang sudah masuk ke Indonesia dan harga hand sanitizer di sini sudah sangat mahal. Oleh sebab itu kita berinisiatif membuat hand sanitizer untuk diedarkan di kampus ini yang akan di taruh di titik – titik tertentu di kampus supaya tidak menyebar secara luas virusnya di area kampus ini, tutur Gabrielle.

Menurutnya pembuatan hand sanitizer ini hanya memanfaatkan tanaman lidah buaya atau aloe vera yang sangat mudah didapatkan dan banyak ditemukan di negara Indonesia.

Ekstrak dari tanaman aloe vera ini digunakan sebagai campuran hand sanitizer yang lembut di tangan serta memiliki manfaat lain seperti desinfektan.

Selain tanaman aloe vera kelompok study penelitian menambahkan beberapa komposisi bahan yang digunakan antara lain.

Carbomer (senyawa polimerc pembentuk gel).
PEG (polyethylene glycol).
TEA (triethanolamine) merupakan bahan tambahan untuk meningkatkan pH Carbormer sehingga dapat mengembang dan membentu menjadi gel.
Alkohol 70 persen.

Pertama kita ada bahan utama adalah carbomer lalu carbomernya itu kita masukan ke dalam air terus setelah itu diaduk hingga merata yang selanjutnya dimasukan bahan TEA. Bahan TEA itu sendiri yang nantinya dibuat untuk mengembangkan carbomer – nya.

Disaat sudah menjadi bentuk gel nanti kita akan masukan bahan – bahan lainnya dan terakhir kita masukan alkohol 70 persen berserta sama parfumnya dan ekstrak aloe vera yang digunakan untuk melembabkan tangan.

Baca Juga : Kasus Corona Indonesia Bertambah Jadi 19 Orang Positif.

Dosen Fakultas Farmasi Universitas Surabaya, Endang Wahyu Fitriani menjelaskan selain sangat bermanfaat untuk menyuburkan rambut, manfaat lidah buaya juga berkhasiat sebagai anti – iritasi dan banyak dimanfaatkan sebagai bahan untuk pembuatan kosmetik.

Penggunaan ekstrak aloe vera juga dapat di manfaatkan untuk pembuatan gel hand sanitizer, kata Endang. Ekstrak aloe vera diketahui mampu bersinergi dengan alkohol yang sama – sama bersifat memiliki disinfektan.

Dalam bahasa medis lidah buaya atau aloe vera itu mempunyai efek anti – iritan yang mempunyai efek pelembut dan mempunyai efek untuk desinfeksi. Jika digunakan sendiri efeknya tidak akan sebesar alkohol sehingga seringkali dicampurkan agar supaya efeknya dapat sinergis.

Kemudian selain itu di dalam bahan kosmetik lidah buaya merupakan bahan yang paling terkenal manfaatnya sebenarnya, selama ini yang kita ketahui lidah buaya hanya untuk penumbuh rambut atau penyubur rambut yang digunakan secara tradisional.

Kini lidah buaya dikembangkan terus dan semakin banyak manfaatnya sehingga dipergunakan untuk kulit karena dapat mencegah iritasi di kulit dan dapat digunakan untuk kosmetik, tuturnya.

Banyaknya manfaat tanaman lidah buaya menurut Endang dapat dikembangkan masyarakat umum untuk mencegah penyebaran virus jenis baru corona yang sudah menyebar secara cepat ke tanah air.

Kami rasa ini merupakan satu peluang yang cukup baik untuk di satu sisi kita bisa mendapatkan hand sanitizer dengan cara yang paling efektivitas dan optimal.

Faktor kedua kita juga bisa sambil mengembangkan potensi alam yang kita miliki karena Indonesia sangat kaya sekali dengan lidah buaya dan untuk mendapatkannya juga sangat mudah sehingga bagi kalangan masyarakat sendiri itu pemanfaatannya juga bisa dikembangkan, kata Endang.

Endang menambahkan untuk pembuatan hand sanitizer ini akan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sanitasi seluruh kampus dan akan dibagi di titik – titik seperti lift, ruang sidik jari, ruang rapat, dan perpustakaan. Selain itu produk ini akan dijual di bursa atau toko di Fakultas Farmasi Ubaya Surabaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.