22/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Ketua KPK Akan Disidang Etik Oleh Dewas KPK Karena Naik Heli Mewah

2 min read
Ketua KPK Akan Disidang Etik Oleh Dewas KPK Karena Naik Heli Mewah

LajuBerita – Geger Ketua KPK Firli Bahuri menggunakan helikopter mewah saat kunjungan kini memasuki babak baru. Aduan atas dugaan pelanggaran kode etik tindakan Firli tersebut segera diproses di Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

Adanya dugaan pelanggaran kode etik tersebut, bermula dari aduan Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI). Firli dianggap melanggar etik karena saat kunjungan ke Baturaja di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan menggunakan helikopter mewah.

Koordinator MAKI yaitu Boyamin Saiman mengatakan bahwa Firli menaiki helikopter milik perusahaan swasta dengan kode PK-JTO. Menurut Boyamin, Firli diduga melanggar aturan mengenai kode etik pimpinan KPK terkait larangan bergaya hidup mewah.

“Pada hari ini MAKI sudah menyampaikan melalui e-mail kepada Dewas KPK yang berisi aduan adanya dugaan pelanggaran kode etik oleh Firli Ketua KPK atas penggunaan helikopter mewah untuk perjalanan dari Palembang ke Baturaja yaitu Sabtu, tanggal 20 Juni 2020,” kata Boyamin.

Baca Juga : Video GP Ansor Cabang Bangil Laporkan Pengikut HTI, Lantaran Telah Menghina Ulama NU.

Berkaitan dengan hal tersebut, Dewas KPK akan segera menggelar sidang etik untuk Firli. Tumpak Hatorangan Panggabean selaku Ketua Dewas KPK mengatakan pada Rabu, 19 Agustus lalu bahwa jadwal sidang etik untuk Firli akan digelar pada Selasa, 25 Agustus 2020. Karena penegakan aturan etik merupakan salah satu pelaksanaan tugas Dewas KPK demi menjaga institusi dan nilai yang ada di KPK.

Tak hanya Firli, Tumpak juga mengatakan sidang etik akan digelar untuk 2 orang anggota KPK lain dengan dugaan pelanggaran etik lainnya. Sidang etik digelar dalam rangkaian dari tanggal 24 hingga 26 Agustus 2020.

Sidang pertama pada 24 Agustus 2020 dengan terperiksa YPH atas dugaan penyebaran informasi yang tidak benar. Terperiksa diduga melanggar kode etik pada Pasal 4 ayat (1) huruf o Peraturan Dewan Pengawas KPK Nomor 02 Tahun 2020.

Kemudian, sidang etik dihari kedua akan digelar pada 25 Agustus 2020 dengan terperiksa Firli Bahuri atas dugaan menggunakan helikopter saat perjalanan pribadi dari Palembang ke Baturaja. Terperiksa diduga melanggar kode etik pada Pasal 4 ayat (1) huruf c atau Pasal 4 ayat (1) huruf n atau Pasal 4 ayat (2) huruf m dan/atau pada Pasal 8 ayat (1) huruf f Peraturan Dewan Pengawas KPK Nomor: 02 Tahun 2020.

Sidang ketiga akan digelar pada 26 Agustus 2020 dengan terperiksa APZ atas dugaan melaksanakan kegiatan tangkap tangan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tanpa koordinasi. Terperiksa disangkakan melanggar kode etik pada Pasal 5 ayat (2) huruf a Peraturan Dewan Pengawas KPK Nomor 02 Tahun 2020.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.