20/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Kematian Babi Di NTT Mencapai 22.000-an Akibat Virus ASF

2 min read

Laju Berita – Dinas Peternakan Nusa Tenggara Timur menyatakan bahwa hingga akhir Juni 2020. Jumlah babi yang mati akibat terserang virus African Swine Fever (ASF) atau demam babi Afrika sudah mencapai 22.000-an ekor.

“Data terakhir mencapai 22 ribuan babi yang sudah mati. Angka pastinya saya agak lupa,” kata Sekretaris Dinas Peternakan NTT Frans Samon kepada Media di Laju Berita, Jumat (3/7).

Ia mengatakan hal ini berkaitan dengan perkembangan kasus matinya babi di NTT. Yang cukup meresahkan seluruh masyarakat di provinsi berbasis kepulauan tersebut.

BACA JUGA : Viral Pegawai Starbucks Melihat Payudara Pengunjung Dengan CCTV Dan Bagikan Ke Sosial Media

Frans mengatakan bahwa saat ini penyebaran virus demam babi Afrika itu tidak hanya terjadi di pulau Timor saja. Tetapi justru sudah menyebar sampai ke Sumba, Alor bahkan sampai di Flores khususnya di Kabupaten Sikka.

“Sebelumnya Pulau Timor terbanyak kasus babi yang mati akibat virus itu. Sebaliknya saat ini justru sudah menyebar sampai ke beberapa pulau lain di NTT ini,” tutur dia.

Ia mengatakan bahwa selama ini Dinas Peternakan NTT sudah mengarahkan tim khusus dan mengawasi peredaran daging babi. Namun pihaknya kesulitan karena memang pihaknya tak bisa memantau satu-persatu warga yang membeli daging babi.

Oleh sebab itu, mungkin saja penyakit babi yang sudah ada pulau Timur dibawa ke pulau lain di NTT sehingga beberapa babi di pulau-pulau tersebut juga terjangkit.

Pihaknya ucap dia, juga sudah mengimbau agar pembelian daging babi hanya boleh dilakukan di rumah pemotongan hewan (RPH) yang memang semua hewan yang akan dipotong sudah diperiksa kesehatannya terlebih dahulu.

Namun sayangnya penjualan daging babi di Kota Kupang saja, menyebar di mana-mana, sehingga pihaknya juga kesulitan mengawasi atau mencegahnya.

Ia juga menyebutkan informasi terakhir menyebutkan bahwa ada ratusan babi di Sikka juga sudah mati akibat wabah virus ASF tersebut yang memang sangat meresahkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.