20/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Kapolri Ancam Pidana Jajaran Anggotanya Yang Tidak Komitmen Berantas Korupsi

2 min read

Laju Berita – Kapolri Jenderal Idham Aziz meminta anak buahnya agar berkomitmen memberantas korupsi dan tidak berkompromi terkait kasus tersebut. Idham menyebut, jika melanggar hal tersebut, akan diancam pidana.

Hal itu disampaikan Idham saat melakukan telekonferensi dengan Kapolda Sulawesi Barat (Sulbar) Brigjen Eko Budi Sampurno dalam acara penandatanganan MoU BPK dengan Kepolisian Republik Indonesia dan Kejaksaan Republik Indonesia.

Di sela acara tersebut, setelah melakukan penandatanganan MoU, dilakukan telekonferensi dengan kantor perwakilan BPK, kepolisian, dan kejaksaan daerah.

BACA JUGA : Pelecehan Seksual Polisi Selayar Kepada Polwan Dilaporkan

Idham awalnya berpesan kepada jajaran kepolisian daerah agar menindaklanjuti hasil MoU yang dilaksanakan Kepolisian RI dengan BPK secara baik. Idham menyebut ada dua pilihan menindaklanjuti MoU tersebut, apakah berkomitmen memberantas korupsi atau justru berkonspirasi.

“Salam saya sama teman-teman semua dan saya berpikir polda lain monitor ini dari segala macam penandatanganan surat (MoU) ini. Yang baru kita lakukan itu cuma ada dua, kalian komitmen atau konspirasi,” kata Idham, Selasa (11/8/2020).

Kemudian dalam acara tersebut juga diikuti jajaran kantor perwakilan BPK daerah, kepolisian daerah (kapolda), dan kejaksaan daerah (kejati). Idham meminta anak buahnya berkomitmen memberantas korupsi. Justru jika bermain-main atau terlibat korupsi, bisa diancam pidana.

“Kalau kau komitmen, selesai semua urusan ini. Tapi kalau kau konspirasi, biar sampai kiamat juga tetap saja ada korupsi. Jadi permintaan saya cuma satu, kelola semua keuangan negara sesuai peruntukannya. Kalau tidak bisa sesuai peruntukannya, kembalikan kepada negara.

Kalau kau gunakan semua anak buah itu tidak sesuai dengan aturan, cuma ada dua pilihannya: kembalikan atau kau saya pidanakan. Dengar?” ujar Idham.

Merespons pernyataan itu, Kapolda Sulbar Brigjen Eko mengaku siap melaksanakan perintah Idham. Selain itu, telekonferensi juga dilakukan dengan Kapolda Sumatera Selatan Irjen Eko Indra.

Idham meminta Kapolda Sumsel menindaklanjuti MoU dengan BPK tersebut. Dia kembali menekankan adanya ancaman pidana bagi yang melanggar hukum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.