21/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Kakek 62 Tahun Cabuli 2 Bocah Saat Mandi di Sungai

2 min read

Laju Berita – Petugas Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas menangkap seorang tersangka pencabulan terhadap dua anak perempuan yang terjadi di Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

“Tersangka berinisial LKM (62) berhasil ditangkap anggota Satreskrim Polresta Banyumas di rumahnya pada hari Selasa (2/6),” kata Kepala Polresta Banyumas Komisaris Besar Polisi Whisnu Caraka di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu.

Ia mengatakan penangkapan tersebut dilakukan karena tersangka telah melakukan pencabulan terhadap dua anak perempuan, yakni KA (7) dan KF (7). Bahkan, katanya, salah satu korban masih memiliki hubungan saudara dengan tersangka.

“Tersangka mencabuli korban saat melihat mereka sedang mandi di sungai.

Terkait dengan hal itu, Kapolresta mengimbau kepada orangtua untuk lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap anaknya. Ketika sedang bermain atau dekat dengan orang maupun tetangga. Karena kejahatan pencabulan atau persetubuhan terhadap anak bermula dari orang yang dekat dengan anak tersebut.

BACA JUGA : Lion Air Group Menghentikan Seluruh Penerbangan Mulai 5 Juni

“Kami juga berharap para orangtua untuk memberikan pendidikan kepada anak mereka agar berani melaporkan apabila bagian sensitif mereka dipegang ataupun diraba oleh orang lain, katanya saat didampingi Kepala Satreskrim Ajun Komisaris Polisi Berry .

Berry menambahkan pelaku ditangkap saat sedang berada di rumahnya. Dari tersangka polisi mengamankan beberapa barang bukti berupa satu buah kaos warna putih merah. Satu buah celana olahraga warna hijau, satu buah kaos warna merah.

Kemudian satu buah rok warna hitam bermotif bola, satu buah celana dalam warna ungu, satu buah kaos dalam warna putih.

“Tersangka dan barang bukti kami amankan untuk penyidikan lebih lanjut,” tambahnya.

Berry juga mengatakan tersangka bakal dijerat Pasal 81 atau Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.