30/11/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Judi Sabung Ayam di Grebek, 3 Orang Lompat Ke Sungai dan Tenggelam

2 min read

Laju Berita – Judi sabung ayam menjadi penyakit masyarakat yang kerap muncul setelah Lebaran di sebagian daerah. Di Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, penggerebekan judi sabung ayam yang dilakukan aparat kepolisian kembali terjadi.

Kronologinya bahkan hampir serupa dengan peristiwa yang terjadi pada 10 April lalu. kali ini, 3 orang yang panik dengan kedatangan polisi, mereka langsung menceburkan diri ke Sungai Mapilli. Nahas, ketiganya tenggelam dan belum dapat ditemukan sampai saat ini.

Tiga orang tersebut atas nama Syafruddin (43), Asrar (19) warga Desa Segerang. Kecamatan Mapilli, dan Zainuddin (45) warga Desa Baru, Kecamatan Luyo. Penggerebekan arena judi sabung ayam ini terjadi di Desa Botto, Kecamatan Campalagian pada Senin 25 Mei 2020 sore.

BACA JUGA : Pria Hidung Belang Membawa Kabur Gadis ABG di Cilacap

“Kami menerima laporan dari Kepala Desa Segerang pada pukul 19.59 Wita, bahwa, ada 3 orang warga yang tenggelam di Sungai Mapilli dan belum ditemukan. Kami pun langsung memberangkatkan 1 unit tim rescue ke lokasi,” ujar Kepala Basarnas Mamuju Djunaidi kepada Wartawan, Senin malam (25/5/2020).

Kepala Desa Segerang Andi Ahmad menginformasikan. Peristiwa itu diketahui saat warga desanya melihat sejumlah orang hanyut terbawa arus sungai Mapilli yang melintas di desanya. Sebanyak 3 orang berhasil diselamatkan dari kejadian itu.

“Sampai saat ini warga yang dikabarkan hilang jumlahnya sudah 3 orang. 2 yang sudah dipastikan tenggelam berdasarkan keterangan saksi, sementara satu lainnya belum diketahui keberadannya,” ujar Ahmad.

BACA JUGA : Pria Hidung Belang Membawa Kabur Gadis ABG di Cilacap

Berdasarkan pengakuan warga yang selamat, mereka nekat melompat ke arus sungai yang cukup deras saat itu, lantaran takut tertangkap polisi yang melakukan penggerebekan arena judi sabung ayam. Ahmad berharap, jumlah korban yang hanyut tidak bertambah lagi.

“Semoga saja tidak ada korban yang lain, karena menurut informasi tadi ada banyak warga yang kabur dengan jalan melompat ke dalam sungai,” kata Ahmad.

Sementara itu Kapolsek Campalagian Iptu Sukirno yang dihubungi terkait penggerebekan di Desa Botto, belum bisa memberikan keterangan yang cukup jelas. Saat ini pihaknya masih mengumpulkan dan mencari informasi terkait kejadian itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.