17/01/2021

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Jika Kerja saat Pilkada Pengusaha Bayar Upah Lembur

2 min read
Jika Kerja saat Pilkada Pengusaha Bayar Upah Lembur

LajuBerita – Rabu 9 Desember 2020 dilakukan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak meski ditengah masa pandemi. Dengan adanya pilkada serentak ini, Pemerintah mewajibkan untuk Perusahaan meliburkan karyawannya. Namun, Perusahaan memastikan Jika Kerja saat Pilkada Pengusaha Bayar Upah Lembur kepada karyawannya.

Shinta Widjaja Kamdani Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Hubungan Internasional mengungkapkan pengusaha harus menaati peraturan pemerintah. Peraturan yang berkaitan dengan penyelenggaraan Pilkada serentak 2020 ini.

“Bagi yang masuk kerja memang harus dibayar lembur,” ujar Shinta.

Ida Fauziyah selaku Menteri Ketenagakerjaan sebelumnya sudah mewajibkan pengusaha membayar upah lembur kepada pekerja yang masuk pada hari Pilkada 2020.

Baca Juga : Sandiaga Uno dan Istrinya Positif Corona

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/14/HK.04/XII/2020 mengenai Hari Libur Bagi Pekerja/Buruh pada Hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020.

Namun demikian, Shinta mengatakan agar pengusaha lebih baik meliburkan kegiatan operasional, sesuai dengan arahan pemerintah.

Presiden Jokowi menetapkan Pilkada serentak 2020 sebagai hari libur nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2020 tentang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020.

“Ya, kami meliburkan pekerja sesuai aturan pemerintah,” kata Shinta.

Anton J. Supit yang merupakan Anggota Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) juga memastikan jika pengusaha harusnya meliburkan karyawan sesuai arahan presiden.

Seperti yang diketahui, di tengah pandemi covid-19 Indonesia tetap menggelar Pilkada serentak 2020. Walapun sebelumnya banyak menuai penolakan publik. Namun 270 daerah tetap melaksanakan pesta demokrasi tersebut. Sebanyak 270 daerah tersebut terdiri dari 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.