22/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Indonesia Menempati Posisi ke-7 Utang Luar Negeri Terbesar di Dunia

2 min read
Indonesia Menempati Posisi ke-7 Utang Luar Negeri Terbesar di Dunia

LajuBerita – Bank Dunia kini sudah merilis laporan International Debt Statistics (IDS) 2021 atau Statistik Utang Internasional.

Dalam laporan tersebut, terlihat Indonesia masuk ke dalam daftar 10 negara yang berpendapatan kecil-menengah dengan utang luar negeri terbesar di dunia.

Berdasarkan laporan Bank Dunia pada Selasa 13 Oktober 2020, Indonesia menempati posisi ke-7 dari daftar 10 negara berpendapatan kecil-menengah yang memiliki utang luar negeri terbesar di dunia. Posisi pertama di tempati oleh China dengan total utang US$ 2,1 triliun.

Sedangkan posisi ke-2 ditempati oleh Brasil dengan total utang US$ 569,39 miliar. Posisi ke-3 ditempati India dengan total utang US$ 560,03 miliar. Lalu pada posisi ke-4 adalah Rusia dengan total utang US$ 490,72 milar. Dan pada posisi ke-5 yaitu negara Meksiko dengan total utang US$ 469,72 miliar.

Pada posisi ke-6 di tempati Turki yaitu sejumlah US$ 440,78 miliar. Posisi ke-8 adalah Argentina dengan total US$ 279,30 miliar. Sedangkan posisi ke-9 adalah Afrika Selatan dengan total US$ 188,10 miliar. Dan terakhir yaitu Thailand dengan total utang US$ 180,23.

Baca Juga : Mahasiswa 6 Tahun Kuliah Dan Berakhir Wisuda Dengan Online.

Posisi utang luar negeri yang dicatat Bank Dunia dalam IDS 2021 tersebut adalah merupakan utang sampai dengan tahun 2019.

Posisi utang luar negeri Indonesia pada tahun 2019 jika dibandingkan dengan 10 tahun sebelumnya yaitu tahun 2009, ada peningkatan hingga 124%. Utang luar negeri Indonesia pada tahun 2009 yaitu sebesar US$ 179,40 miliar atau sekitar Rp 2.605 triliun (dengan kurs saat ini).

Utang luar negeri Indonesia tahun 2019 didominasi utang jangka panjang yang mencapai US$ 354,54 miliar atau sekitar Rp 5.238 triliun. Sementara, utang jangka pendek hanya sebesar US$ 44,79 miliar atau sekitar Rp 661 triliun.

Jika dilihat dari kategori kreditur, maka utang luar negeri 2019 terbesar berasal dari sektor swasta yaitu sebesar US$ 181,25 miliar atau sekitar Rp 2.678 triliun, sementara dari penerbitan surat utang sebesar US$ 173,22 miliar atau sekitar Rp 2.559 triliun.

Secara keseluruhan, Bank Dunia Mencatat total utang luar negeri dari negara-negara tersebut kecuali China, naik 4,6% dibandingkan tahun 2018. Akumulasi utang negara-negara tersebut, selain China, menyumbang hampir 60% dari total utang luar negeri seluruh negara berpenghasilan rendah-menengah. Sementara, utang luar negeri China menyumbang 26% dari total utang luar negeri negara-negara berpenghasilan rendah-menengah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.