30/11/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Indonesia Akan Tetap Ekspor APD, Menteri Sri Mulyani Tegaskan Indonesia Tetap Dalam Perioritas

2 min read
Indonesia Akan Tetap Ekspor APD, Menteri Sri Mulyani Tegaskan Indonesia Tetap Dalam Perioritas

LajuBerita – Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani, mengatakan khususnya kepada negara-negara yang sangat membutuhkan Indonesia tetap akan mengekspor APD.

Dan juga pemerintah telah menyampaikan kepada perusahaan produksi APD untuk bisa meningkatkan lebih banyak lagi jumlah produksinya.

Adapun kebijakan pemenuhan ekspor APD tersebut dilakukan untuk memenuhi kontrak yang telah dilakukan dengan negara lain.

Meski demikian, Sri Mulyani menegaskan untuk tetap memprioritaskan tenaga medis dalam negeri. Sri Mulyani juga memastikan bahwa persediaan APD dalam negeri tidak akan terganggu. Kepastian tersebut disampaikan Sri Mulyani dalam konferensi pers sercara virtual.

Menteri yang sudah menjabat 3 kali sebagai Menteri Keuangan ini mengatakan kalau hal tersebut dilakukan juga atas dasar rasa gotong royong demi sama-sama menghadapi pandemi Covid-19.

“Kontrak-kontrak Indonesia dengan negara itu akan tetap kita coba penuhi, namun kita tidak akan mengorbankan kebutuhan APD dalam negeri kita. Karena hal ini juga merupakan salah satu program dalam mengahadapi virus Corona. Negara lain juga berusaha saling bergotong royong mengingat banyak negara yang betul-betul membutuhkan APD” ungkap Sri Mulyani.

Baca Juga : Cerita Seorang IRT Diperkosa saat Pak Kades Sedang Melaksanakan Penyemprotan Disinfektan Corona.

Tak hanya di Indonesia, menurut Sri Mulyani banyak negara lain juga yang benar-benar sangat membutuhkan APD untuk digunakan tenaga medis dalam menangani Covid-19 di negaranya. Terlebih bagi mereka yang tidak memiliki perusahaan untuk memproduksi APD sendiri.

“Saat negara mereka memesan ke Indonesia, mereka sangat berharap kita bisa langsung mengirimkan ke negaranya. Namun kita sudah sampaikan kalau Indonesia juga sangat membutuhkan. Beberapa waktu lalu pembicaraan kita dengan Jepang dan Korea semua bertujuan untuk disatu sisi memenuhi APD kita dalam negeri. Tapi dilihat dari sisi lain kita juga harus bisa memenuhi kebutuhan negara-negara lain yang tidak memiliki industri pembuatan APD” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut Sri Mulyani juga menjelaskan mengenai Tunjangan Hari Raya untuk ASN (Aparatur Sipil Negara) yang akan diberikan ditengah pandemi ini. Sri Mulyani mengatak pada tahun ini THR hanya diberikan kepada ASN yang memiliki golongan 3 kebawah saja.

Kebijakan tersebut diambil berdasarkan revisi Peraturan Presiden dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

Sedangkan untuk para pensiunan juga akan diberikan THR pada tahun ini, mengingat para pensiun termasuk dalam kategori rentan terkena virus Corona.

Jadi dipastikan untuk eselon 1 dan 2 tidak akan mendapatkan THR tahun ini. Adapun ASN yang dimaksud adalah Presiden dan Wakil Presiden, jajaran meneteri dan para Lembaga Legislatif seperti MPR, DPR dan DPD termasuk juga para Kepala Daerah dan Pejabat Negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.