21/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Ilmuwan Eksperimen DBD Relakan Dikeroyok Ratusan Nyamuk Aedes Aegypti

2 min read
Ilmuwan Eksperimen DBD Relakan Dikeroyok Ratusan Nyamuk Aedes Aegypti

LajuBerita – Seorang ilmuwan kini menjadi seleb Twitter karena video-video eksperimen yang melibatkan nyamuk. Kali ini dia rela membiarkan tangannya dikeroyok ratusan nyamuk DBD.

Seperti yang diketahui demam berdarah (DBD) memang merupakan penyakit yang mewabah di negara tropis. Banyak ilmuwan pun mencoba meneliti cara menanggulanginya dengan tepat.

Namun seorang ahli entomologi Australia melakukannya dengan cara yang ekstrem. Dia adalah Perran Ross dari School of BioSciences, University of Melbourne, Australia. Ia memposting sebuah video di Twitter dimana tangannya dikeroyok nyamuk Aedes aegypti.

Terlihat dalam video tersebut tangannya diserbu ratusan nyamuk DBD. Videonya yang diunggahnya pun kini menjadi viral di Twitter. Kenapa Perran Ross nekat melakukan hal tersebut?

Dilansir dari Science Alert, Rabu 30 September 2020, ternyata Perran sedang bereksperimen untuk mencari solusi wabah DBD dengan musuh alami berupa bakteri Wolbachia. Bakteri ini sengaja ditularkan ke nyamuk DBD.

Baca Juga : 5 Petugas Lapas Tanggerang Dinonaktifkan Terkait Chai Cangpan.

Nyamuk Aedes aegypti yang tertular bakteri Wolbachia tak akan bisa menularkan penyakit demam berdarah ke manusia. Uniknya bakteri ini bisa menular pada nyamuk antar generasi.

Dalam postingan selanjutnya, Perran menunjukkan bekas gigitan nyamuk yang sudah hilang. Dirinya tetap sehat dan tak terkena DBD, karena nyamuknya telah dilemahkan dengan bakteri Wolbachia.

Banyak ilmuwan saat ini yang sedang mencari cara bagaimana menebar bakteri Wolbachia ini kepada seluruh nyamuk DBD yang ada di dunia. Diketahui, Australia utara yang iklimnya tropis seperti Indonesia, hal trsebut juga yang membuat negara ini mengalami masalah DBD. WHO mencatat ada 4,2 juta kasus DBD setiap tahun di dunia.

“Nyamuk yang sudah ditularkan bakteri Wolbachia-red pun telah dilepas di Kuala Lumpur dan mengurangi masalah DBD 40-60 persen,” kata Perran.

Perran sudah beberapa kali menjadi viral di Twitter lewat beberapa eksperimen dengan nyamuk. Sebelumnya, dia juga bikin viral dengan video nyamuk rakus yang menghisap darah sampai tubuhnya meledak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.