22/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Gunakan Modus Mandi Kembang, Dukun Cabul di Depok Diringkus

2 min read
Gunakan Modus Mandi Kembang, Dukun Cabul di Depok Diringkus

LajuBerita – Seorang dukun cabul bernama Amir (48) diamankan oleh Polres Metro Depok. Amir ditangkap di rumahnya di Cipayung, Kota Depok karena diduga telah melakukan pencabulan terhadap korbannya.

Sejak kasus tersebut terungkap, ada sebanyak empat wanita yang menjadi korban aksi cabul Amir dengan modus ritual mandi kembang.

Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Wadi Sabani menjelaskan, pihaknya masih terus menyelidiki kasus ini. Sejauh ini kata Wadi, baru empat korban yang membuat laporan polisi.

Empat perempuan yang menjadi korban berinisial SD, N, TA, dan RL. Meski tidak menjelaskan secara rinci, Wadi menyebut jika satu dari empat korban dukun cabul itu berprofesi sebagai biduan dangdut.

Lebih lanjut, Wadi menambahkan penjelasan, jika Amir telah melancarkan aksi pencabulan tersebut sejak bulan Februari 2019. Artinya, diri nya telah bertindak sebagai dukun cabul selama satu setengah tahun lebih.

Baca Juga : Fakta Bahayanya Mengonsumsi Jamur Enoki.

Kasus ini terkuak seusai sejumlah korban membuat laporan ke pihak kepolisian. Laporan tersebut teregister dalam nomor laporan LP/809/K/IV/2020/PMJ/Restro Depok tertanggal 1 April 2020.

“Para korban dan keluarga datang ke rumah pelaku berniat untuk dimandikan air kembang. Lalu para korban bergantian dimandikan air kembang oleh pelaku,” ujar Yusri kemarin.

Saat hendak dimandikan air kembang, sang dukun meminta korban melepaskan semua pakaian.

Permintaan itu disampaikan sang dukun dengan dalih agar proses mandi kembang lebih suci.

“Setelah itu korban dimandikan oleh pelaku, lalu pelaku meraba serta megisap payudara korban,” ungkap Yusri.

Selanjutnya, dukun cabul tersebut juga meminta korbannya untuk berjongkok. Saat itu, dia meraba hingga memainkan lidah pada kemaluan korban.

Setelah selesai, pelaku juga mengancam agar korban dengan mengatakan ‘jangan bilang siapa-siapa, nanti kena tulah-nya (akibatnya),” ujar Yusri .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.