24/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Gubernur Sebut Aceh Kekurangan Ruang Isolasi Pasien Covid-19

2 min read
Gubernur Sebut Aceh Kekurangan Ruang Isolasi Pasien Covid-19

LajuBerita – Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mengatakan Provinsi Aceh memerlukan setidaknya 1.628 kamar untuk isolasi mandiri pasien Covid-19. Saat ini yang tersedia 759 kamar, sehingga masih kekurangan 869 kamar.

Estimasi itu, kata Nova berdasarkan perhitungan dengan asumsi dan perkiraan jumlah tes PCR swab per bulan sebanyak 32.888 orang, dengan tingkat positif 11 persen maka kasus positif bisa berjumlah hingga 3.260.

Dari jumlah ini, OTG atau bergejala ringan diperkirakan 90 persen atau sekitar 2.934 orang per bulan. Untuk itu dibutuhkan 1.628 ruang isolasi.

Selain itu, Nova Iriansyah mengatakan RSUDZA membutuhkan tambahan ruang RICU dan ruang isolasi pasien.

Ia juga menjelaskan situasi terkini rumah sakit di kabupaten/kota dalam penanganan Covid-19. Nova mengatakan, total ruang isolasi di rumah sakit kabupaten/kota juga masih belum mencukupi sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan.

“Idealnya, menurut hemat kami rumah sakit seperti RSUDZA harus memiliki kamar rawat kasus berat dan kritis sebanyak 225 tempat tidur. Oleh karena itu, kami mohon bantuan BNPB untuk keperluan Rumah Sakit Lapangan yang dikelola terpisah dari RSUDZA melalui rekan-rekan Forkopimda,” kata Nova dalam rapat melalui video conference dengan Ketua Satuan Tugas Covid-19 Nasional, Doni Monardo, Sabtu (26/9).

Baca Juga : Amerika Latin Akan Desak PBB Beri Vaksin Corona Secepatnya.

Pertemuan itu digelar untuk membahas dan menyamakan persepsi terkait penanganan Covid-19 di Aceh. Selain Satgas Covid-19 kabupaten/kota, rapat juga diikuti secara langsung oleh Pangdam Iskandar Muda, Hassanudin, Kapolda Aceh, Wahyu Widada, Sekretaris Daerah, Taqwallah, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati, serta para Asisten Sekda Aceh dan Kepala SKPA.

Selanjutnya, Nova juga menyampaikan kebutuhan ruang isolasi untuk pasien OTG di seluruh Aceh. Ia mengatakan, setidaknya ada 1.628 ruang isolasi tambahan yang perlu disediakan di seluruh daerah di Aceh.

Nova mengatakan, ruang isolasi OTG merupakan hal yang amat dibutuhkan Aceh, sebab dalam waktu dekat pemerintah Aceh akan melaksanakan tracking dan tracing untuk memenuhi standar WHO.

Di mana pemerintah harus mengambil tindakan khusus untuk menemukan, mengisolasi, menguji, merawat, melacak dan mengkarantina mereka yang pernah kontak dengan pasien positif.

Doni Monardo menjelaskan, pihaknya siap memperkuat dan memprioritaskan Aceh dalam penanganan Covid-19. Maka dari itu, pihaknya akan membantu sejumlah kebutuhan yang diperlukan Aceh dalam menanggulangi penyebaran Covid-19.

“Presiden menugaskan saya untuk membantu Aceh,” kata Doni Monardo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.