01/03/2021

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Garuda Group Lakukan Pengetesan Narkoba kepada Seluruh Karyawan

2 min read

Laju Berita – Setelah kepolisian membekuk 2 orang pilot Garuda yang mengkonsimsi sabu-sabu, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menggelar tes urin narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (Napza) terhadap 122 awak pesawat dan petugas operasional di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan kalau pengecekan tersebut akan dilakukan secara random atau acak.

“Garuda Indonesia Group secara berkala akan melakukan pemeriksaan narkoba kepada seluruh karyawan,” kata Irfan pada Sabtu petang, 18 Juli 2020.

Irfan menjelaskan, langkah pemeriksaan tersebut adalah bagian dari upaya perusahaan untuk pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan kerja maskapai. Pengetesan juga dilaksanakan untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan para penumpang atau pengguna jasa.

BACA JUGA : Pemerintah Arab Saudi Meminta Orang-orang Melihat Hilal Senin Besok

Atas pengecekan tersebut, seluruh awak pesawat dan petugas operasional perusahaan Garuda dinyatakan bebas dari obat-obatan terlarang. Tak hanya Garuda Indonesia, tes urin juga telah dilakukan oleh anak usahanya, yakni Citilink Indonesia.

“Citilink Indonesia juga sudah melaksanakan serangkaian pemeriksaan random check terhadap karyawannya, khususnya bagi karyawan yang bertugas di lini operasional termasuk pilot dan awak kabin,” tuturnya.

Sebelumnya, Satuan Narkoba Polres Jakarta Selatan melakukan penangkapan 3 pilot (IP, DC dan DSK) yang mengkonsumsi sabu-sabu di Cipondoh, Tangerang. Pilot yang tertangkap karena kasus narkoba itu berasal dari maskapai Garuda Indonesia, Citilink Indonesia, dan Sriwijaya Air. Selain 3 pilot, polisi menangkap satu pemasok narkoba, yakni, S.

Berdasarkan penangkapan tersebut, Garuda Indonesia lalu menindak lanjuti pilot yang terbukti melakukan penyalahgunaan narkotika dengan pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Berdasarkan hasil penelusuran dan koordinasi perusahaan dengan pihak kepolisian, pilot Garuda Indonesia dan Citilink yang terlibat penyalahgunaan narkotika, kami sampaikan bahwa Perusahaan telah menerapkan sanksi PHK terhadap oknum pilot tersebut,” tuturnya.

Irfan mengatakan penerapan sanksi PHK tersebut merupakan bentuk komitmen tegas perusahaan.

“Kami tidak memberikan toleransi kepada karyawannya yang melakukan penyalahgunaan narkotika,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.