24/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Fakta Bahayanya Mengonsumsi Jamur Enoki

2 min read
Fakta Bahayanya Mengonsumsi Jamur Enoki

LajuBerita – Badan Ketanahan Pangan Kementrian Pertanian (Kementan) sudah memerintahkan pada importir untuk tidak melakukan penarikan dan pemusnahan produk jamur enoki.

Tindakan ini terjadi terkait temuan produk jamur enoki yang ada di Green Co Ltd asal Korea Selatan yang di dapat mengandung bakteri berbahaya Listeria monocytogenes.

lantas bahaya apa yang ditimbulkan saat kita mengkonsumsi jamur enoki yang mengandung Listeria monocytogenes?

Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi menyatakan L. monocytogenes merupaka salah satu bakteri yang tersebar luas di lingkungan pertanian seperti tanah, tanaman, silase, fekal, limbah, dan air.

Bakteri ini juga merupakan karakter yang tahan terhadap suhu dingin, sehingga mempunyai potensi kontaminasi silang terhadap pangan lain yang siap dikonsumsi dalam penyimpanan.

Baca Juga : Perdagangan Mobil Bekas Di Prediksikan Akan Pulih Dalam 3 Bulan.

“Bakteri dapat dihilangkan dengan pemanasan suhu 75oc” kata dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (25/6/2020).

Untuk itu mengkonsumsi jamur enoki yang mengandung Listeria monocytogenes yang dapat menyebabkan penyakit listeriosis yang pempunyai konsekuensi sakit hingga meninggal dunia. Terutama pada golongan rentan, balita, ibu hamil dan manula.

Sebabkan Kejadian Luar Biasa

Bakteri ini juga telah menyebabkan Kejadian Luar Biasa (KLB) L. monocytogenes di Amerika Serikat pada 2014 dan 2020 serta Afrika Selatan 2018.

“Sampai saat ini di indonesia masih belum ditemukan adanya kasus KLB karena kontaminasi bakteri dari jamur enoko tersebut. Hal-hal yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian merupakan langkah pencegahan,” tutup dia.

Dimusnahkan

Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Ketahanan Pangan telah memerintakan pada importir saat ini untuk melakukan penarikan dan pemusnahan produk jamur enoki dari Green Co Ltd asal Korea Selatan.

Hal itu juga untuk mengingat adanya informasi dari International Food Safety Authority Network (INFOSAN), jaringan otoritas keamanan pangan internasional di bawah FAO/WHO, terkait Kejadian Luar Biasa (KLB) pada Maret-April 2020 di Amerika Serikat, Kanada, dan Australia, karena mengkonsumsi jamur enoki asal Korea Selatan yang tercemar Bakteri Listeria Monocytogenes.

“Pemusnahan sudah dilakukan pada tanggal 22 Mei 2020 dan 19 Juni 2020 di PT siklus Mutiara Nusantara, Bekasi, yang dihadiri oleh perwakilan dari pelaku usaha dan BKP, sejumlah 1.633 karton dengan berat 8.165 kg,” kata Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Agung Hendriadi dikutip dari Antara, Jumat (26/6/2020).

Investigasi

Pihaknya saat ini telah melakukan investigasi dan pengambilan sampling terhadap produk jamur enoki asal produsen di Korea Selatan yang dinotifikasi oleh INFOSAN. Pada 21 April 2020 sampai 26 Mei 2020, BKP Kementan juga telah meminta importir agar tidak mengedarkan jamur, sampai investigasi selesai.

Berdasarkan tes hasil pengujian di laboratorium PT Saraswanti Indo Genetech, sebanyak 5 lot tidak memenuhi persyaratan karena terdeteksi mengandung bakteri L Monocytogenes melewati ambang batas dengan kisaran 1,0 x 104 hingga 7,2 x 104 colony/g.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.