16/01/2021

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Facebook Didenda Pemerintah Korea Selatan Sebesar Rp 84,8 Miliar Karena Bagikan Data Pengguna

2 min read
Facebook Didenda Pemerintah Korea Selatan Sebesar Rp 84,8 Miliar Karena Bagikan Data Pengguna

Facebook Didenda Pemerintah Korea Selatan Sebesar Rp 84,8 Miliar Karena Bagikan Data Pengguna

Laju Berita – Facebook dikenai denda sebesar 6,7 miliar won atau sekitar Rp 85 miliar oleh pemerintah Korea Selatan. Facebook terkena sanksi denda tersebut lantaran dituding telah berbagi data pengguna yang tanpa persetujuan pemilik data.

Komisi Perlindungan Data Pribadi Korea Selatan juga mengatakan, Facebook membagikan data 3,3 juta penggunanya di negara tersebut ke perusahaan lain tanpa persetujuan. Proses berbagi data tersebut tanpa persetujuan pengguna ini terjadi antara Mei 2012 hingga Juni 2018.

Komisi tersebut sudah menyatakan akan mengajukan keberatan hukum terhadap Facebook karena sudah dianggap telah melanggar regulasi informasi pribadi Korea Selatan.

Informasi pribadi yang dibagikan Facebook meliputi nama pengguna, riwayat pendidikan, riwayat pekerjaan, kota asal, hingga status hubungan.

Hal ini juga bermula ketika pengguna yang masuk ke aplikasi pihak ketiga menggunakan akun Facebook, informasi dan daftar teman pengguna ternyata dibagikan oleh Facebook pada layanan-layanan tersebut.

Teman-teman pengguna juga tidak menyadari bahwa informasi mereka telah dibagikan ke layanan-layanan pihak ketiga itu tanpa izin.

“Seorang pengguna yang setuju untuk membagikan informasi mereka dengan layanan tertentu ketika login dengan akun Facebook. Namun, teman pengguna juga tidak memberikan persetujuan dan tidak menyadari data mereka juga ikut dibagikan,” kata Komisi Perlindungan Data Pribadi Korea Selatan.

Baca Juga : Pemerintah Menetapkan Batas Usia Minimal Penggunaan Medsos

Data yang Dipakai Untuk Periklanan Tertarget

Aplikasi pihak ketiga ini juga kemudian menggunakan data yang disediakan Facebook tanpa izin pengguna untuk membuat iklan tertarget yang ditampilkan di layanan.

Facebook pun mendapatkan keuntungan yang tidak adil dari hasil berbagi data tanpa persetujuan data pengguna.

Tak hanya itu juga, Facebook disebut-sebut juga telah menyimpan data kata sandi pengguna tanpa enkripsi dan tak memberi tahu pengguna ketika perusahaan mengakses data mereka.

Komisi tersebut mengatakan, Facebook akan menyerahkan dokumen palsu dan tidak lengkap selama penyelidikan berlangsung. Hal ini membuat sulitnya menentukan cakupan pelanggaran data dan menghambat penyelidikan.

Dikenakan Denda Tambahan

Atas hal ini, Facebook dikenakan tambahan denda sebesar 66 juta Won atau sekitar Rp 850 juta untuk pelanggaran ini.

Sementara itu juga, Facebook mengatakan mereka yang mematuhi dan bekerja sama dalam penyelidikan yang dilakukan Komisi. Facebook menyesalkan adanya keluhan hukum yang diajukan oleh Komisi.

Sekadar informasi, investigasi Facebook di Korea Selatan telah mulai dilakukan sejak 2018 oleh Komisi Komunikasi Korea Selatan. Lembaga ini merupakan regulator telekomunikasi negara tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.