01/11/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Dusun Karang Kenek yang Dikutuk Selamanya tak Akan Bertambah Penduduknya

3 min read
Dusun Karang Kenek yang Dikutuk Selamanya tak Akan Bertambah Penduduknya

LajuBerita – Indonesia saat ini tidak hanya dikenal karena budaya dan alamnya saja, akan tetapi juga dikenal karena misteri-misterinya.

Berbicara soal misteri, Indonesia memang banyak memiliki hal-hal yang unik dan misterius yang mungkin belum benar-benar bisa dipecahkan. Misalnya soal manusia pendek, fenomena Masalembo, dan sebuah desa bernama Karang Kenek ini. Tentang desa Karang Kenek, kamu mungkin takan percaya apa yang terjadi di sana.

Hal misterius soal desa ini adalah jumlah penduduknya. Percaya tidak kalau dari dulu, dusun ini tidak pernah bertambah jumlah KK atau kepala keluarganya?. Selalu berjumlah 26 dari tahun ke tahun. Kalau dipikir dengan logika, jelas tidak mungkin sekali hal tersebut terjadi. Pastinya semakin lama semakin bertambahnya waktu akan banyak keluarga-keluarga baru. Tetapi, Faktanya di desa ini hal tersebut tidak akan terjadi.

Tidak hanya itu saja, setiap kali ada keluarga baru yang muncuk di desa tersebut, maka ada saja hal-hal yang aneh terjadi di desa tersebut, cukup aneh bukan?, sehinggal membuat jumlahnya selalu tetap 26. Lebih lanjut soal desa yang unik ini, berikut beberapa fakta yang menarik dari desa tersebut.

26 KK Adalah Harga Mati

Faktanya sih sebuah daerah tersebut berkembang dari tahun ke tahun, khususnya di sektor penduduk. Apa mungkin anak-anak tidak tumbuh dewasa dan tidak akan memiliki keluarga sendiri. Dalam kurun waktu tertentu sudah pasti akan muncuk keluarga-keluarga baru. Umumnya memang seharusnya begitu, tetapi hal semacam ini tidak dijumpai di desa yang bernama Karang Kenek ini.

Desa yang ada di Kabupaten Situbondo ini selalu memiliki jumlah kelurga yang sama dalam waktu yang begitu lama. Jumlahnya sendiri selalu 26, tidak kurang dan tidak lebih dari 26.
Bukti jika desa ini selalu memiliki jumlah yang sama dari sensus tahun ke tahun yang angkanya tidak perna berubah.

Ketika Memaksa Menambah KK inilah yang Terjadi

Angka 26 ibaratnya seperti jumlah paten yang tidak bisa diubah oleh siapa pun. Mau ditambah atau dikurangi, pasti akan kembali ke angka 26. Begitulah perumpamaan soal jumlah keluarga di desa Karang Kenek ini. Hal ini sering kali dicoba oleh para warga setempat, dan hasilnya selalu saja jumlah KK di sana tidak perna berubah.

Baca Juga : Seorang Perawat di Ambon Dipukuli Keluarga Pasien Virus Corona.

Setiap warga berusaha memberntuk keluarga baru, pasti ada saja hal aneh yang akan terjadi di desa tersebut. Entah ada satu keluarga yang pindah, atau bahkan meninggal. Ketika warga berupaya menambah jumlah keluarga pasti ada saja hal yang yang terjadi sehingga angka penduduk tetap 26. Begitu pun ketika salah satu keluarga pergi, pasti tidak lama dari itu akan datang salah satu kelurga yang akan mengantikannya.

Penduduk Mengatakan Ini Adalah Kutukan?

Adanya fenimena ini tentu tidak hanya mengejutkan orang luar, tetapi juga penduduk asli desa sendiri. Mereka bertanya-tanya sejak awal kenapa hal ini bisa terjadi. Dan jika kamu ingin tahu juga kenapa fenomena unik ini bisa muncuk di desa tersebut, jawabannya adalah karena kutukan.

Menurut parah tetua yang ada di desa tersebut, jumlah KK yang selalu 26 ini memang karena sebuah kutukan. Hal ini disebabkan oleh para pendahulu desa yang dikisahkan marah besar saat tahu anaknya nggak mau tinggal di sini. Mungkin dari kemarahan itu kemudian muncuk lah kutukan tersebut.

Berbagai Upaya Dilakukan, tapi Kutukan Tak Bisa Hilang

Kebenaran tentang kutukan ini kemudian membuat para warga selalu mengadakan semacam ritual-ritual khusus. Intinya adalah untuk meminta maaf dan menghapus kutukan itu. Namun, setelah semua ritual dilakukan, fenomena membingungkan ini tetap terjadi.

Ritual tersebut juga tidak di adakan satu atau dua kali saja, hampir semuanya dilakukan dan tanpa hasil. Lagi-lagi jumlah KK di sini tidak berubah. Lantaran segala cara tidak membuahkan hasil, maka warga pun pasrah dan menjalani hidup apa adanya saja. Mau terus 26 KK ya biar deh asal hidup tenang.

Warga Desa Karang Kenek Hidup Berbahagia

Tinggal di tempat yang katanya dikutuk mungkin bagi kita adalah sebuah nasib sial. Tapi, bagi orang-orang Karang Kenek, hal tersebut justru semacam berkah tersendiri. Mungkin iya kalau mereka nggak bakal bisa nambah keluarga baru, tapi tinggal di desa ini semuanya terjamin.

Mayoritas penduduk bisa menghidupi dirinya sendiri meskipun sederhana. Mereka memang menyadari ada sesuatu yang dikurangkan, tapi di sisi lain penduduk juga merasa dilebihkan. Ya, beginilah, meskipun desanya dikutuk, orang-orang Karang Kenek malah bisa hidup bahagia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.