20/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Dukun Lombok Melakukan Pencabulan Kepada Dua Anak Perempuan

2 min read

Laju Berita – Seorang pria di Lombok, NTB dengan inisial BD (43) ditangkap oleh satreskrim Polresta Mataram. BD ditangkap karena terduga melakukan pencabulan terhadap dua orang anak perempuan berumur 18 tahun dan 13 tahun.

Aksi pelaku ini berawal dari permintaan orang tua korban yang menginginkan kedua anaknya untuk diobati agar terbebas dari hal-hal gaib. Walaupun sempat di tolak dengan lasan tidak bisa mengobati, tapi pelaku kemudian menyetujui untuk mencoba.

Kami mengungkap kasus dugaan pencabulan di wilayah Pejeruk. Modus pelaku berpura-pura menjadi dukun pintar, ungkap Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Kadek Adi Budi Astawa dalam keterangannya, Selasa (18/08/2020).

BACA JUGA : Rieko Kawanishi Ciptakan Masker Mutiara Kualitas Terbaik

Pelaku melancarkan aksinya di rumah kedua korban tepatnya di Lingkungan Pejeruk Bangket, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram pada Kamis, (13/8/2020). Awalnya, pelaku datang ke rumah korban karena diminta oleh ayah korban yang merupakan sahabat dekat pelaku.

“Pelaku oleh orang tuanya diminta mengobati kedua anaknya agar tidak melihat hal gaib juga untuk tidak sering termenung. Pelaku mengaku tidak bisa mengobati hal gaib tapi nekat untuk mencoba mengobati. Mereka (pelaku dan ayah korban) sudah berteman lama,” ujarnya.

Setelah itu, pelaku lalu meminta ayah korban untuk menyiapkan beberapa barang sebagai media atau syarat mengobati hal gaib pada korban. Seperti potongan tebu, batang kencur dan daun sirih.

Disinilah pelaku mulai melancarkan aksinya, korban diobati secara bergiliran. Pertama, korban diminta untuk memakan tebu.

Pengobatan pertama dimulai pada korban 18 tahun. Pengobatan dilakukan di dalam kamar, di situ pelaku menyuruh korban untuk membuka celana.

BACA JUGA : Rieko Kawanishi Ciptakan Masker Mutiara Kualitas Terbaik

“Pelaku mulai mencium pusar dan menggeranyangi tubuh korban. Perbuatan yang sama juga dilakukan terhadap adiknya korban yang berumur 13 tahun,” jelas AKP Kadek Adi Budi.
Kadek mengatakan, aksi pelaku terungkap setelah Kakak korban melihat pelaku menciumi pusar adiknya. Kakak korban pun berteriak hingga didengar oleh warga sekitar dan ayahnya.

Mengetahui kejadian tersebut, warga pun geram dan menghakimi pelaku. Beruntung pelaku cepat dievakuasi oleh petugas kepolisian yang turun ke lokasi kejadian.

Setelah ditangkap, pelaku mengakui semua perbuatannya, Pelaku juga mengaku bukanlah seorang dukun. Aksi bejatnya itu spontan dilakukan karena melihat keindahan tubuh kedua korban.

Karena perbuatannya ini, pelaku telah ditahan di Mapolresta Mataram dan terancam hukuman 15 tahun penjara karena melanggar pasal 82 ayat (1) juncto pasal 76 E Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.