23/01/2021

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Donald Trump Bersedia Meninggalkan Gedung Putih

2 min read
Donald Trump Bersedia Meninggalkan Gedung Putih

LajuBerita – Presiden AS, Donald Trump akhirnya menjawab soal rencananya meninggalkan Gedung Putih. Pada Kamis 26 November 2020, untuk pertama kalinya disampaikan bahwa Donald Trump Bersedia Meninggalkan Gedung Putih.

Jika Electoral College memilih presiden terpilih adalah Joe Biden, Donald Trump Bersedia Meninggalkan Gedung Putih. Meski demikian, Trump tetap merasa dicurangi dan belum mengakui kekalahan.

“Sangat sulit untuk diakui kekalahan ini karena kami tahu ada penipuan besar-besaran.” kata Trump tanpa bukti.

“Karena waktu tidak ada di pihak kita, padahal segala sesuatu ada di pihak kita. Dan berdasarkan fakta ada di pihak kita, artinya ini adalah penipuan besar-besaran.” tambah suami Melania Trump ini.

Presiden Trump bahkan tanpa bukti mengatakan dengan kemenangan Biden ini berarti Electoral College telah membuat kesalahan.

Seperti yang diketahui, sejak media mensounding kemenangan Joe Biden, Trump terus menyangkal kekalahannya. Trump terus mengklaim konspirasi penipuan pemilu tanpa dasar.

Baca Juga : Habib Rizieq Shihab dirawat di rumah sakit di RS UMMI

Jubir kampanye Biden Andrew Bates menanggapi dan mengatakan bahwa pemerintah AS sangat mampu mengawal penyusup keluar dari Gedung Putih. Tuntutan hukum kampanye Trump bahkan sampai saat ini berulang kali diberhentikan atau dibatalkan.

Sementara, Administrasi Layanan Umum (GSA) awal pekan ini memberi tahu Biden kalau pemerintahan Trump siap untuk memulai proses transisi formal. Surat GSA tersebut merupakan pertanda langkah pertama pemerintah untuk mengakui kekalahan Trump.

“Kasus ini akan terus berlanjut, kami akan terus berjuang. Saya yakin kami yang akan menang!” kata Trump beberapa saat setelah media merilis kabar mengenai surat GSA.

Seperti yang diketahui Biden memenangkan pemilihan dengan mendapatkan 306 suara Electoral College, melebihi standar 270 suara yang dibutukan. Sedangkan Trump hanya memiliki 232 suara Electoral College. Dalam penghitungan suara populer, Biden juga memimpin Trump dengan lebih dari 6 juta.

Hasil pemilu dijadwalkan akan diresmikan pada 14 Desember.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.