24/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Dirut Sebut yang Bisa Menyelamatkan Garuda Hanyalah Penumpang

2 min read

Laju Berita – Irfan Setiaputra selaku Direktur Utama PT Garuda Indonesia. Tbk (Persero) mengatakan pihak yang dapat menyelamatkan industri penerbangan dari keterpurukan akibat wabah Covid-19 hanyalah penumpang. Bahkan, bantuan dana talangan dari pemerintah pun hanya bisa menjadi pertolongan sementara karena sifatnya pinjaman.

Hal tersebut disampaikan Irfan dalam diskusi virtual bersama Rakyat Merdeka pada Jumat, 24 Juli 2020.

Seperti yang diketahui, saat ini Garuda direncanakan akan memperoleh dana talangan sebesar Rp 8,5 triliun dari pemerintah yang dapat digunakan untuk modal kerja. Pinjaman tersebut akan disalurkan melalui lembaga penjamin dengan tenor pengembalian 3 tahun.

BACA JUGA : Tak Kenakan Masker di Bantul Kena Denda Rp100 Ribu

Karena bantuan tersebut tidak akan bertahan lama, Irfan menyebut perusahaan harus memulihkan kondisi industri penerbangan yang goyang dengan cara membangkitkan kepercayaan masyarakat untuk naik pesawat. Beberapa kebijakan baru pun dilakukan agar penumpang merasa aman dan nyaman menaiki pesawat.

Salah satu contohnya adalah dengan mengkampanyekan bahwa sirkulasi udara di dalam pesawat sebenarnya lebih aman dibandingkan di rumah atau di perkantoran. Kondisi tersebut terjadi karena pada maskapai penerbangan memiliki teknologi HEPA atau high efficiency particulate air yang mampu menyaring partikel virus sampai dengan 99% sehingga mampu menciptakan udara bersih.

Garuda juga akan mengosongkan tempat duduk yang tengah pada konfigurasi bangku tiga-tiga di kelas ekonomi. Sedangkan untuk kelas bisnis akan diatur 2 tempat duduk hanya akan ditempati satu orang.

BACA JUGA : Tak Kenakan Masker di Bantul Kena Denda Rp100 Ribu

Irfan mengatakan kalau situasi pandemi ini sangat menantang. Pada bulan Mei lalu, okupansi penumpang yang dicatat perusahaannya hanya tinggal 10 persen. Situasi inilah yang mengakibatkan emiten berkode GIAA itu harus melakukan beberapa efisiensi. Salah satunya seperti percepatan masa kerja karyawan kontrak, pemotongan gaji pegawai sampai direksi dan komisaris, serta penawaran pensiun dini.

“Saat ini sudah lebih dari 400 orang yang mengambil pensiun dini,” ucapnya.

Sebagai langkah demi mempertahankan bisnis, Garuda juga tengah menggencarkan angkutan kargo. Seperti diketahui dalam waktu dekat ini, Garuda akan merilis layanan angkutan pengiriman kilat yang bisa mengantar makanan dari kota ke kota hanya dalam waktu setengah hari.

Perusahaan Garuda juga akan menerbangkan lebih dari sepuluh pesawat barang setiap harinya. “Kami pun kedatangan pesawat freighter dua unit,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.