22/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Dikira Editan, Nama Asli Pria Asal Magelang Ini Corona

2 min read

Laju Berita – Corona menjadi nama atau istilah paling populer dibicarakan orang diseluruh dunia beberapa bulan terakhir.

Corona dengan nama resmi Covid-19 adalah nama virus yang menginfeksi manusia, menyebabkan kematian hingga menghantam peradaban manusia saat ini.

Tapi tidak asing bagi pria yang beralamat KTP tukangan Kulon, Kelurahan Kemirirejo, Kecamatan Magelang Tengah.

Nama Corona sudah tersemat pada dirinya sejak lahir 43 tahun lalu. Dia kini lebih populer menjadi bahan bercandaan orang-orang disekitar tempat tinggalnya di Puri Jagan Asri, Desa Sraten, Kecamatan Mertoyudan.

Saat ditemui oleh Laju Berita, Corona menceritakan namanya tersebut asli diberikan orangtuanya, Kusno dan Sarijem.

Akan tetapi, bukan nama virus. Corona adalah merek mobil dinas ayahnya yang dahulu bekerja sebagai pegawai PLN dikota Magelang.

BACA JUGA : 22 Rumah di Aceh Selatan Rusak Akibat Diterjang Gelombang Tinggi

Menurut cerita Bapak, Corona itu mobil dinas Bapak pertama kali waktu dulu bekerja di PLN kota Magelang. Ya enggak tahu kalau ada nama virus corona sekrang ungkapnya.

Walaupun begitu, Corona mengaku merasa biasa saja meski tahu namanya menjadi bercandaan beberapa orang teman dan tetangganya.

Karena, sejak kecil dia tidak dipanggil dengan corona tapi Gembur, karena dulu tubuhnya yang gemuk.

“Kalau keluarga, teman dekat, biasa saja ya karena dari kecil panggilan saya Gembur. Bahkan ada yang tidak tahu kalau nama asli saya Corona. Ada yang tidak percaya juga, sampai saya harus menunjukkan KTP saya,” kata Corona, tersenyum.

Setelah itu, banyak yang bertanya tentang namanya. Bahkan, foto KTP-nya sudah menyebar di beberapa media sosial.

BACA JUGA : 22 Rumah di Aceh Selatan Rusak Akibat Diterjang Gelombang Tinggi

Corona bercerita, nama aslinya memang paling unik dibanding enam saudara kandung lainnya.

Ketika sekolah dasar, ia kerap ditanya teman-teman dan gurunya mengapa namanya merek mobil. Selebihnya, tidak ada yang mempermasalahkan.

Bapak dua putri itu melanjutkan, ayahnya memang menggemar mobil klasik, yang kemudian menurun ke dirinya.

Corona senang sekali mengutak-atik mobil klasik terutama jenis VW keluaran tahun 1970-an.

Ia mengaku, belajar otodidak tentang mobil tersebut sejak 15 tahun lalu.

Berkat keahliannya itu, ia memiliki membuka bengkel spesialis mobil VW di kawasan Ngasem, Desa Bojonegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.

“Walapun nama saya Corona dan sedang pandemi Corona, tapi tidak terlalu berpengaruh juga dengan usaha bengkel saya. Karena memang pelanggan saya khusus hanya mobil VW, dari Yogyakarta, Bantul, Magelang,” ujar suami dari Safitri (43) itu.

Sementara itu, Joni, adik kandung Corona, bercerita jika teman-temannya juga sering menanyakan tentang kebenaran nama kakaknya.

Ia kemudian menunjukkan KTP asli kakaknya itu dan menegaskan nama itu asli bukan mengarang sejak ada pandemi corona.

“Kalau saya dan keluarga biasa saja ya, karena memang sudah terbiasa. Tapi, banyak teman yang tanya, penasaran, benar enggak kakak saya ini namanya Corona. Ada yang bilang KTP-nya editan dan lain sebagainya,” ucap Joni tertawa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.