28/02/2021

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Demi Pangkas Beban Operasional, Lion Air PHK Karyawannya

2 min read

Laju Berita – Loin Air Group melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap beberapa karyawannya ditengah masa Pandemi Covid-19. Pemutusan Hubungan Kerja tersebut dilakukan baik kepada tenaga kerja Indonesia maupun tenaga kerja asing (expatriate).

Anjloknya penjualan tiket selama masa Pandemi Covid-19 ini merupakan salah satu dampak adanya pengurangan karyawan di Lion Air Group.

Adapun didtem Pumutusan Hubungan kerja ini dilakukan berdasarkan masa kontrak kerja yang telah disepakati bersama diawal masa karyawan bergabung di Lion Air Group. Hal tersebut disampaikan Danang Mandala Prihantoro selaku Corporate Communications Strategic of Lion Air Group. Jadi bagi karyawan yang masa kontrak kerjanya telah berakhir, dipastikan tidak akan di perpanjang oleh perusahaan.

BACA JUGA : Direktur Bank Bukopin Buka Suara Kesulitan Penarikan Dana Nasabah

“Keputusan berat ini diambil perusahaan dengan tujuan mempertahankan kelangsungan bisnis dan perusahaan agar tetap terjaga dan berjalan. Salah satu caranya adalah perampingan operasional perusahaan, mengurangi biaya atau pengeluaran dan merestrukturisasi organisasi di tengah kondisi operasional penerbangan yang sampai saat ini belum kembali normal bahkan belum diketahui sampai kapan akan kembali normal. Sebagaimana diketahui hal ini dikarenakan dampak dari padnemi Covid-19” ungkap Danang.

Namun ketika dimintai keterangan Danang masih tidak merinci berapa banyak jumlah karayawan Lion Air yang terkena PHK.

Danang menjelaskan kalau sejak kembali beroperasi pasca PSBB, rata-rata kapasitas operasi hanya mencapai 10 – 15 persen. Sedangkan disaat sebelum adanya pandemi Covid-19 kapasitas normal yaitu 1.400 – 1.600 penerbangan per harinya.

BACA JUGA : Direktur Bank Bukopin Buka Suara Kesulitan Penarikan Dana Nasabah

Danang menyebutkan Pandemi Covid -19 ini tak hanya berdampak pada kesehatan saja, namun juga mematikan industri penerbangan baik di jaringan domestik maupun internasional. Sementara mengenai biaya yang harus ditanggung tanpa beroperasi masih lumayan besar yang menimbulkan kesulitan besar bagi perusahaan.

Tak hanya itu, Lion Air Group pun akan melakukan pemotongan gaji seluruh karyawan dan manajemen dnegan nilai persentase bervariasi. Kebijakan pemotongan tersebut pun sudah mulai berjalan sejak Maret lalu hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan.

Namun perusahaan telah berjanji akan memprioritaskan karyawan korban PHK dengan kembali mempekerjakan mereka jika keuangan dan pendapatan perusahaan kembali pulih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.