22/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

China Berikan Hak Paten Vaksin Virus Corona Pertama Buatan CanSino

2 min read
China Berikan Hak Paten Vaksin Virus Corona Pertama Buatan CanSino

LajuBerita – Pemerintah China memberikan hak paten bagi vaksin virus Corona pertamanya pada Minggu (16/8). Demikian laporan media yang berafiliasi dengan China.

Vaksin itu diketahui dikembangkan oleh Institut Bioteknologi Beijing dan perusahaan vaksin CanSino Biologics. Institute Bioteknologi Beijing adalah bagian dari Akademi Ilmu Kedokteran Militer Pemerintah China.

“China telah menyetujui paten vaksin Covid-19 pertama yang telah dikembangkan oleh tim ahli penyakit menular PLA, Chen Wei. Sebelumnya, uji coba tahap 2 calon vaksin menemukan bahwa vaksin tersebut aman dan memicu respons kekebalan,” tulis China Global Television Network (CGTN).

Secara data uji klinis yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association, Kantor Berita Xinhua melaporkan pada hari sebelumnya bahwa calon vaksin Covid-19 aman dan menghasilkan kekebalan.

Penelitian tercatat menyertakan 320 sukarelawan sehat berusia antara 18 dan 59 tahun, 96 di antaranya berpartisipasi dalam uji klinis tahap 1, dan 224 dalam uji coba tahap 2.

Baca Juga : 35 Karyawan RS Fatmawati Jakarta Positif Covid-19.

Xinhua mengatakan hasil menunjukkan bahwa vaksin tersebut secara efektif memberikan antibodi pada sukarelawan dan kemampuan yang baik untuk memicu respons kekebalan tubuh.

Juni lalu Pemerintah China menyetujui penggunaan vaksin uji klinis Covid-19 untuk disuntikkan kepada personel militer mereka.

Baru-baru ini Rusia juga telah mengumumkan bahwa mereka akan memulai produksi vaksin corona Sputnik V.

Kementerian Kesehatan Rusia mengclaim proses produksi vaksin untuk virus Covid-19 resmi dimulai pada Sabtu (15/8) dan telah ada 20 negara yang mengajukan permintaan pembelian.

Tahap awal, vaksin corona akan dialokasikan bagi dokter dan tenaga kesehatan sebelum disebarkan ke masyarakat umum.

Vaksin ini dikembangkan oleh Gamaleya National Research Center. Vaksin akan diberikan dua kali ke dalam tubuh manusia dalam selang tiga minggu dan diklaim bisa memicu sistem imunitas terhadap virus corona.

Kepala Gamaleya, Alexander Gintsburg menyebut produksi vaksin dilakukan oleh tiga perusahaan dan dalam satu bulan ke depan diperkirakan satu juta vaksin selesai dibuat.

Rusia menjadi pertama yang menyetujui penggunaan virus corona. Persetujuan tersebut diragukan oleh kalangan internasional karena produksi dan penggunaan vaksin Rusia itu berbarengan dengan uji klinis tahap ketiga.

Sejauh ini Amerika Serikat, Brasil, India, dan Rusia menjadi negara paling terpapar parah pandemi Covid-19.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.