01/12/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Cerita Seorang IRT Diperkosa saat Pak Kades Sedang Melaksanakan Penyemprotan Disinfektan Corona

2 min read
Cerita Seorang IRT Diperkosa saat Pak Kades Sedang Melaksanakan Penyemprotan Disinfektan Corona

LajuBerita – Kelakuan tidak senonoh dialami seorang ibu rumah tangga. Dimana dirinya menjadi korban pemerkosaan saat sedang penyemprotan disinfektan virus Corona.

Kejadian tidak terhormat itu terjadi disebuah wilayah di Perkebunan Halimbe, Kecamatan Aeknatas, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara.

Diduga ternyata sang pelaku adalah kepala desa korban sendiri yang berinisial W. Percobaan pemerkosaan itu terjadi saat tempat tinggal korban sedang dilaksanakan penyemprotan disinfektan untuk mengatasi penyebaran pandemi Covid-19.

Camat Aeknatas Rojali saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa itu. Ia mengatakan, insiden itu terjadi pada hari Senin (30/3) lalu.

“Kejadiannya dua Minggu lalu, lebih kurang,” ujar Rozali seperti dikutip dari laman NKRI Harga Mati, Selasa (14/4/2020) kemarin.

Saat itu, kata Rojali, pihak swasta bersama aparatur desa tengah melakukan penyemprotan disinfektan di pemukiman warga. Tibalah giliran penyemprotan disinfektan ke rumah korban. Kebetulan, saat itu, suami korban tidak berada di rumah.

Baca Juga : Sebanyak 46 Tenaga Medis di RSUP Kariadi Semarang Positif Corona.

Menurutnya, saat itu pelaku sempat masuk ke rumah korban dengan alasan minta air. “Jadi selesai penyemprotan kawannya keluar dari rumah korban. Setelah itu dia (Kades) minta air minum kepada si korban,” kata Rojali.

Diduga memanfaaatkan rumah sepi, W tanpa basa-basi menyeret korban ke dalam kamarnya. “Lalu entah apa yang telah merasuki dirinya. Dia menarik korban ke kamar,” kata dia.

Saat Sang Kades melancarkan niat jahatnya, anak korban menjerit. Korban pun sontak menjerit meminta pertolongan. Anak korban juga sempat menghalangi niat oknum kepala desa itu melakukan perbuatan bejatnya itu

“Kemudian ada anaknya menjerit, mungkin karena itu terhalang niat dari si Kades,” kata dia.

Tak terima, korban sempat melaporkan Kades itu ke Polsek Aeknatas. Namun sepengetahuannya, kasus itu akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan.

“Kemungkinan antara si korban dan pelaku sudah berdamai” tutupnya.

Diharapkan kepada seluruh warga untuk selalu berhati-hati dan berwaspada saat dimana akan melakukan penyemprotan disinfektan dalam mencegah virus Corona.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.