22/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

BUMN Sebut Tarif Listrik Tidak Naik Sejak 2017, yang Naik Tagihan

2 min read

Laju Berita – Terkait kontroversi tarif listrik, akhirnya Kementerian BUMN buka suara. Pihak Kementerian menegaskan sejak tahun 2017 hingga saat ini tidak ada kenaikan tarif listrik, yang ada kenaikan ialah tagihan listrik.

“Setelah kami pelajari, sebenarnya tidak ada tarif PLN yang naik, dari tahun ke tahun masih sama. Jadi kemungkinan yang naik itu tagihannya. Kenapa naik? Mungkin pemakaian listrik di rumah kita banyak, mengingat slemaa bekerja di rumah tentu pemakaian listrik juga bertambah” Jelas Arya Sinulingga selaku Staf Khusus Menteri BUMN.

Menurut Arya selama WFH (Work From Home) pemakaian listrik di rumah juga meningkat. Hal tersebut dikarenakan banyak aktivitas yang dilakukan dari rumah.

Selain itu, tagihan listrik yang bengkak juga dikarenakan penghitungan meteran listrik yang di hitung menggunakan rata-rata meteran 3 bulan terakhir. Karena petugas PLN tidak bisa mencatat meteran secara langsung mendatangi rumah-rumah.

BACA JUGA : Anies Baswedan Jelaskan Alasan Kasus Corona Jakarta Melonjak

Dengan penghitungan rata-rata 3 bulan tersebut sebenarnya ada kelebihan meteran atas penggunaan listrik karena WFH yang belum terhitung. Pada saat PLN sudah bisa melakukan pencatatan meteran, maka kelebihan itu dihitung dan akhirnya membuat tagihan pelanggan membengkak.

“Pada bulan ketiga PLN sudah bisa catat meteran secara langsung yaitu datang kerumah-rumah, dia cek ternyata ada kelebihan. Nah, dari kelebihan inilah pada 2 bulan sebelumnya dijumlahkan ke bulan ketiga. Sehingga membuat tagihan menjadi bengkak” Jelas Arya.

Atas kondisi pembengkakan tagihan listrik tersebut, PLN memberikan keringanan kepada pelanggannya dengan cara kelebihan tagihan listrik tersebut dapat dibayar dengan cara di cicil.

“Atas tagihan yang melonjak tersebut, PLN merasa kasihan kepada pelanggannya dan memberikan keringanan untuk membayar kelebihan ini dengan cara di cicil. Kelebihan bisa di cicil selama 2 sampai 3 bulan. Jadi untuk hal kontroversi kenaikan listrik ini kita lihat bahwa memang tidak ada perubahan dari tarif dasar listrik” tegas Arya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.