22/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Buaya Raksasa Di Babel Dipercayai Adalah Seorang Siluman

2 min read
Buaya Raksasa Di Babel Dipercayai Adalah Seorang Siluman

Buaya Raksasa Di Babel Dipercayai Adalah Seorang Siluman – Buaya raksasa yang diamankan oleh warga Desa Kayubesi, Pulau Bangka, Kepulauan Banka Belitung, diyakini adalah seorang siluman yang menyamar mnejadi monster raksasa tersebut.

“Warga menyakini buaya raksasa itu merupakan buaya siluman. Itu buaya peliharaan (siluman). Kalau buaya yang bersalah, dipanggil dengan ritual khusus lalu memakan pancing. Bagi yang tidak bersalah, tidak akan kena walau dipancing,” jelas Sekretaris Desa Kayubesi, Junaidi, kepada tim LajuBerita, Kamis (6/8/2020).

Karena dipercaya sebagai siluman, warga kemudian memenggal kepala buaya tersebut. Menurut kepercayaan warga sekitar, antara bagian kepala dan tubuh si ‘buaya siluman’ harus dikubur terpisah agar tak dapat hidup kembali.

“Penguburan terpisah antara badan dan kepalanya. Karena buaya siluman, jadi harus terpisah, kepalanya dikafani, ditakutkan hidup kembali. Sebelum pemotongan, juga ada ritual khusus,” jelas Junaidi.

Buaya itu ditangkap karena dinilai kerap mengganggu warga yang memancing di alur Sungai Kayubesi. Buaya raksasa itu ditangkap dengan cara dipancing menggunakan monyet oleh warga, dengan dibantu pawang buaya.

( Baca Juga : Pelaku Pembobol Warung Kecil Di Patumbak Medan Berhasil Di Ringkus Polisi )

Sebelumnya viral video seekor buaya raksasa diarak warga dengan buldoser. Buaya raksasa itu ditangkap warga setelah beberapa kali hendak menerkam pemancing.

Di sisi lain, Kepala BKSDA Bangka Belitung Septian Wiguna mengatakan pihaknya, setelah mendapat informasi penangkapan, berencana mengevakuasi buaya raksasa itu. Namun, menurut Sekdes, ada aturan adat atau kepercayaan setempat bahwa buaya tersebut tidak boleh dievakuasi karena dipercaya akan memberikan musibah dan buaya raksasa di babel ini juga dipercaya adalah jelmaan seorang siluman.

Menurutnya, kasus ini merupakan yang kedua kalinya. Pada 2016, pihaknya juga ditolak untuk mengevakuasi buaya.

“Kepercayaan warga atau dukun setempat untuk menguburkannya langsung dengan ritual khusus,” kata Septian.

Dia mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati beraktivitas di lokasi yang terindikasi kuat adalah habitat buaya.

“Biarkan buaya tersebut hidup di rumahnya sendiri. Apabila terpaksa ditangkap, diimbau untuk berkoordinasi terlebih dahulu dengan kami agar dapat diantisipasi langkah-langkah penyelamatan buaya sehingga tidak terjadi kematian buaya,” imbaunya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.