30/11/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

BMKG Ungkap Bencana Alam yang Akan Terjadi Akibat La Nina

2 min read
BMKG Ungkap Bencana Alam yang Akan Terjadi Akibat La Nina

LajuBerita – Prof Dwikorita Karnawati, PhD selaku Kepala BMKG mengungkapkan lima potensi ancaman bencana yang akan terjadi akibat fenomena La Nina di tanah air.

Fenomena La Nina yang akan berlangsung pada Oktober 2020 hingga Maret 2021 ini akan meningkatkan curah hujan 20-40 persen dari biasanya.

Pada bulan Desember khususnya, kondisi tersebut akan diperparah dengan munculnya fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) dari Samudera Hindia. Fenomena MJO yang sedang berlangsung pada garis tropis Indonesia di 18-24 Oktober, namun saat ini La Nina belum berada pada puncaknya.

Begitu pula musim penghujan baru saja dimulai sehingga belum terlihat ekstrem dampaknya. Namun diperkirakan bahwa MJO akan kembali muncul pada Desember yang bertepatan dengan puncaknya La Nina.

“Kemungkinan curah hujan yang sangat tinggi akan memicu munculnya bencana hidrologis berupa banjir atau bahkan banjir bandang, angin kencang, longsor, dan puting beliung,” papar Dwikorita, Kamis 22 Oktober 2020.

Baca Juga : Ramalan Cuaca Jateng Pada Tanggal 23 Oktober.

Bila kondisi ini tidak diantisipasi dengan baik, maka bencana yang terjadi itu akan merusak banyak infrastruktur, terutama kerusakan pada lahan pertanian dan perkebunan sehingga berujung pada terganggunya ketahanan pangan.

Selain hal tersebut, berbagai bencana juga akan mengganggu kehidupan masyarakat terlebih jika masyarakat harus mengungsi. Mengingat saat ini juga sdang dalam masa pandemi, dikhawatirkan juga akan memicu timbulnya wabah lain.

Dwikorita memberikan salah satu contoh dampak terburuk dari La Nina pada 2010. Saat itu 8,1% dari 13,5 juta hektare lahan persawahan rusak akibat terkena banjir. Belum lagi kerusakan beberpa infrastruktur lainnya, banyak warga yang mengungsi, serta terganggunya berbagai aktivitas sosial dan ekonomi.

“Jadi jangan sepele dengan La Nina, dan itu sebabnya kami informasikan hal ini sejak dini,” kata mantan Rektor UGM itu.

Dia juga bersyukur karena para kepala daerah sekarang ini sudah lebih responsif terhadap informasi yang disampaikan BMKG. Badan-badan terkait juga sudah mulai melakukan sosialisasi kepada masyarakat guna melakukan langkah-langkah antisipatif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.