26/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Bisa Sembuhkan Covid-19, Dexamethasone Langsung Diburu Dipasar

2 min read

Laju Berita – Sejumlah pedagang di Pasar Pramuka. Jakarta Timur, mengungkapkan penjualan obat jenis Dexamethasone semakin meningkat, usai ramai diberitakan ampuh sebagai obat Covid-19.

“Banyak konsumen yang bilang obat Dexamethasone ini ampuh untuk Covid-19. Mereka mengetahui setelah membaca berita di media massa dan media sosial,” ungkap salah satu pedagang di Pasar Pramuka, Nando, 41 tahun di Jakarta, Kamis, 18 Juni 2020.

Pedagang Toko Obat di lantai dasar itu menjual Dexamethasone dengan kisaran harga Rp 20.000 sampai 35.000 per boks yang berisi 200 butir obat. Nando juga mengatakan obat yang awalnya dikenal sebagai obat radang tenggorokan ini mulai banyak dibeli oleh pedagang secara online dari Pasar Pramuka.

Nando menyebutkan pada awalnya Dexamethasone jarang dicari masyarakat sebab tergolong sebagai obat keras dan hanya diperdagangkan di beberapa toko obat tertentu saja dan untuk pembeliannya juga harus dengan resep dokter.

BACA JUGA : Bebas Asimilasi, Pria Garut Kembali Berulah Dan Sudah Beraksi 11 Kali

Pedagang lainnya Pradita (32) juga mengatakan hal yang sama, bahwa Dexamethasone saat ini banyak diborong konsumen, bahkan diprediksi akan mengalami kenaikan harga.

“Kalau permintaan naik tentu stok akan langka, maka imbasnya akan ada kenaikan harga. Karena semakin banyak yang mencari, semakin tinggi pula nanti harganya. Sama seperti masker, dulu satu boks cuma Rp30.000, pas lagi naik-naiknya bisa sampai Rp300.000,” papar Pradita.

Kedua pedagang tersebut tidak merinci berapa persen kenaikan permintaan terhadap obat Dexamethasone.

Salah satu konsumen yang membeli Dexamethasone. Indra Maulana (38), mengaku membeli Dexamethasone. Hanya untuk stok di rumah sebab dirinya melakukan antisipasi bila ada keluarga yang jatuh sakit.

BACA JUGA : Bebas Asimilasi, Pria Garut Kembali Berulah Dan Sudah Beraksi 11 Kali

“Belum berani sih untuk tes swab atau rapid test, takut juga seandainya positif. Paling konsumsi Dexamethasone saja dulu kalau memang radang, tapi kalau untuk sebagai obat Covid-19, saya juga belum tahu” ujarnya.

Seperti yang diketahui, Dexamethasone memang telah dinyatakan teruji dalam mengurangi resiko kematian pasien Corona yang memiliki gejala parah. Tim peneliti Oxford University, Inggris telah menguju terhadap lebih dari 2.000 pasien di rumah sakit.

Namun beberapa pihak telah memperingatkan kalau penggunaan obat Dexamethasone harus di rumah sakit dengan pemantauan khusus mengikuti kriteria pasien. Hal tersebut sesuai uji yang dilakukan di Inggris. Pasalnya, jika dikonsumsi sembarangan obat ini bisa menyebabkan infeksi memburuk, selain ada juga efek sampingnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.