23/01/2021

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

BI Menjamin Rupiah Tidak Akan Krisis Seperti Tahun 98

2 min read
BI Menjamin Rupiah Tidak Akan Krisis Seperti Tahun 98

BI Menjamin Rupiah Tidak Akan Krisis Seperti Tahun 98 – Bank Indonesia memastikan kondisi Ekonomi saat ini yang disebabkan oleh pandemi virus Corona atau Covid-19 tidak akan sama dengan krisis moneter di tahun 1998 dan krisis keuangan di tahun 2008. Sekalipun, Kondisi nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat mencapai Rp 16 ribu per dollarnya.

“Mohon maaf, masyarakat yang membandingkan Rp16 ribu sekarang dengan krisis Asia 1997-1998. Yang terjadi saat ini sangat berbeda dengan krisis global 2008, apalagi krisis Asia (1998),” ujar Gubernur BI Perry Warjiyo, Kamis (26/3).

Perry menjelaskan kondisi saat ini berbeda dengan krisis 1998 karena nilai tukar rupiah tidak anjlok dari kisaran Rp2.500 menjadi Rp16 ribu per dolar AS seperti pada masa itu. Saat ini, rupiah hanya melemah dari kisaran Rp13.800 menjadi Rp16 ribu per dolar AS.

“Ini berarti (pelemahan rupiah) hampir delapan kali lipat (saat krisis 1998), sementara sekarang tingkat kelemahannya sekitar 12 persen, jauh lebih kecil,” jelasnya.

( Baca Juga : Anak Menangis Karena Tidak Bisa Melihat Ibunya Yang Terkena Corona )

Dibandingkan tahun 2008 ketika krisis keuangan, kondisi nilai tukar pada saat itu melemah dari kisaran Rp 9 ribuan ke Rp 10 Ribuan per dollar AS. Artinya kurs rupiah masih lebih rendah dari saat ini.

“Perbankan jauh lebih kuat, perbankan di seluruh dunia juga lebih kuat,” imbuhnya.

Sementara posisi CAR bank pada 1998 mencapai minus 15,7 persen lalu meningkat hingga 21,6 persen pada 1999. Sedangkan CAR pada 2008 berkisar 16,8 persen.

Begitu pula dari sisi rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) di bank yang mencapai 48,6 persen pada 1998 dan 3,2 persen pada 2008. Saat ini, NPL gross bank sebesar 2,77 persen dan NPL net 1,08 persen.

“Dari sisi langkah ekonomi juga cukup baik dari kebijakan moneter, fiskal, maupun stabilitas sistem keuangan (saat ini), hanya saja sekarang kepanikan dari seluruh dunia meningkat,” katanya.

BI Menjamin Rupiah Tidak akan sama seperti tahun tahun terpuruk yang menyebabkan inflasi dan kerugian besar di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.