30/11/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Beredar Foto Antrian Terminal 2 bandara Soekarno Hatta Menuai Banyak Kritik

2 min read
Beredar Foto Antrian Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta Menuai Banyak Kritik

LajuBerita – Publik setidaknya telah dihebohkan dengan viralnya foto keramaian Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta yang terjadi pada 14 Mei 2020.

Pasalnya pemerintah tengah menganjurkan himbauan social distancing. Salah satu cara yang disampaikan pemerintah adalah membatasi transportasi umum.

Sebelumnya, maskapai komersil tidak di bolehkan membawa penumpang selama 24 April sampai 1 Juni 2020. Kemudian muncul ketetapan Menteri Perhubungan dibolehkannya maskapai mengangkut penumpang pada tanggal 14 Mei 2020 dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Namun pada tanggal 14 Mei 2020 justru beredar foto ramainya antrian di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta. Dimana dalam foto tersebut terlihat tidak ada nya social distancing seperti yang sebelumnya di himbau pemerintah.

Hal tersebut banyak mengundang kritik dari masyarakat. Banyak yang mempertanyakan bagaimana kebijakan dan pengaturan soal physical distancing yang merupakan pencegahan penyebaran Covid-19.

Selain itu muncul juga pertanyaan apakah penerapan prosedur standar protokol pencegahan Covid-19 dijalankan dengan baik oleh pengelola Bandara Soekarno Hatta, dalam hal ini Angkasa Pura II?

Baca Juga : Mucikari Tawarkan 7 PSK Via Medsos, 7 Mucikari Diciduk Polisi, Sewa Hotel Untuk Layanan.

Ada penumpang yang bercerita soal kondisi Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta pada Kamis pagi. Tri Handayani mengaku kaget saat melihat antrean screening di Terminal 2E sudah panjang pada pukul 04.00 pagi. Akibat antrean yang cukup panjang, pihak maskapai harus mengundur waktu keberangkatan.

Tri mengatakan antrean panjang tersebut terjadi karena adanya pengecekan beberapa dokumen, seperti tiket penerbangan, surat keterangan dinas, dan surat bebas Covid-19.

Tak hanya Tri, Ardi yang merupakan penumpang lain pun menyampaikan saat pemberian stempel, penumpang diharuskan berpindah dari satu meja ke meja lain sehingga membuat antrean panjang. Ardi juga menilai instruksi dari petugas bandara masih belum jelas dan petugas masih terlihat kebingungan.

Menurut Ardi padatnya antrean juga disebabkan karena petugas yang berjaga hanya beberapa orang saja. Dan karena kepadatan antrean soal jaga jarak sama sekali diabaikan.

Selain itu, penerbagangan juga dijadikan 1 pintu hingga semua menumpuk pada 1 titik.

Usai mendapatkan stempel, Ardi melakukan pemeriksaan tiket oleh petugas bandara, melewati x-ray, dan sampai di konter check-in.

Ardi menuturkan, waktu yang dihabiskan dari mengisi form Kartu Kewaspadaan Kesehatan hingga sampai ke konter check-in adalah dua jam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.