26/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Bayi Di Medan Ditetapkan Positif Corona, Satgas Angkat Bicara

2 min read
Bayi Di Medan Ditetapkan Positif Corona, Satgas Angkat Bicara

Bayi Di Medan Ditetapkan Positif Corona, Satgas Angkat Bicara – Sebuah foto viral di media sosial dikarenakan pihak rumah sakit membongkar sebuah peti, plastik hingga kafan yang membalut jenazah bayi dan pihak rumah sakit memaksa pihak keluarga sang bayi untuk menandatangani surat kematian sang bayi karena Corona.

Diketahui kejadian tersebut terjadi di Medan, Sumatera Utara dan diketahui bahwasannya pasien sudah ditangani oleh dokter DP-JP nya. Dokter sudah bekerja sesuai dengan SOP, sudah menjalankan tindak-tanduk sesuai protokol kesehatan,” kata juru bicara Satgas COVID-19 Kota Medan Mardohar Tambunan, Sabtu (29/08/2020).

Sebagai informasi, foto-foto sejumlah orang membongkar peti, plastik, hingga kafan jenazah bayi itu diunggah oleh akun Facebook Aditiya Ginting pada Jumat (28/8) malam. Dia juga menyertakan narasi yang menyebut jenazah bayi tersebut sempat disembunyikan salah satu rumah sakit di Medan.

( Baca Juga : Jika Ada Korupsi Dana Bansos, Hukuman Mati Untuk Pelaku. Ujar Ketua KPK )

Dalam unggahannya itu, Aditiya menyebut bayi tersebut bukan meninggal karena infeksi Corona, melainkan sesak napas dan tak sengaja menelan air ketuban. Dia menyebut pihak keluarga bayi dipaksa menandatangani surat keterangan COVID-19.

Jika tak meneken surat tersebut, tulis Aditiya, keluarga dibebani biaya Rp 5,5 juta. Dia menulis pihak keluarga akhirnya meneken surat kematian yang mengatakan bayi tersebut meninggal karena COVID-19. Dia menyebut jenazah bayi itu kemudian dibawa pulang oleh pihak keluarga sebelum akhirnya dilakukan pembongkaran peti.

Mardohar menegaskan peti jenazah pasien COVID-19 tak boleh dibuka. Dia mengatakan jenazah pasien COVID-19 juga harus segera dimakamkan setelah pemulasaraan jenazah selesai.

“Mana boleh, nggak boleh. Kalau anak kecil itu meninggal karena COVID artinya kan sudah dibungkus, sudah ditutup peti, dan segera dikuburkan. Dia dikuburkan secara (protokol) COVID nggak? Maksudnya ke (pemakaman khusus) di Simalingkar B? Kalau bisa dibuka sama keluarga pasien, artinya dibongkar itu, ada hukumnya. Kalau itu dibongkar di rumah sakit, kemungkinan besar kalau sudah berplastik, kan ada pemaksaan,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.