01/11/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Banjir di Konawe Rendam 49 Desa di 16 Kecamatan dan 8.314 Jiwa Terdampak

2 min read
Banjir di Konawe Rendam 49 Desa di 16 Kecamatan dan 8.314 Jiwa Terdampak

LajuBerita – Banjir di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara merendam puluhan desa. Banjir akibat intensitas hujan yang tinggi sejak sepekan lebih mengakibatkan volume air semakin tinggi hingga mencapai atap rumah warga.

“Hari ini desa untuk sementara yang terdampak menjadi 49 desa dan 16 kecamatan,” Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Konawe, Herianto Pagala di Konawe, dilansir dari Antara, Minggu (19/7).

Banjir ini memaksa ribuan kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi ke sejumlah titik seperti balai desa, pinggir jalan, rumah keluarga, dan hingga gedung sekolah.

Harianto mengucapkan bedasarkan data saat ini yang di dapat, warga terdampak banjir yang paling parah, adalah di Desa Laloika, Ambulanu, Wonua Monapa di Kecamatan Pondidaha serta Desa Waworaha di Kecamatan Lambuya.

Selain itu, banjir mengakibatkan dua desa terisolasi, yakni Desa Aleuti, Kecamatan Padangguni 23 KK dan Desa Lalomerui, Kecamatan Routa 92 KK.

Baca Juga : Gunung Raung Status Saat Ini Meningkat dari Normal ke Waspada.

Warga terdampak banjir di daerah tersebut, hingga Hari ini 18 Juli 2020 total mencapai 2.719 KK atau 8.314 jiwa.

“Diantaranya mengungsi karena rumah mereka terendam air,” kata dia.

mengenai 49 desa yang terendam banjir itu tersebar di 16 kecamatan, yakni Pondidaha, Wonggeduku, Lambuya, Tongauna Utara, Abuki, Bondoala, Puriala, Tongauna, Padangguni, Anggaberi, Roauta, Anggotoa, Kapoiala, Sampara, Amonggedo, dan Wawotobi.

Banjir di Kabupaten Konawe pun merendam rumah ibadah, sebagaimana masjid, dan tanaman padi, cokelat, serta hortikultura di Desa Sulemandara, Ambulaanu, Dawi-dawi, Langgonawe, Bendewutu, dan Puusangi.

Sementara pihak Puskesmas Pondidaha terus memeriksa kesehatan para pengungsi dengan mengunjungi langsung para korban banjir untuk memberikan pelayanan kesehatan.

“Kita upayakan para pengungsi saudara-saudara kita, kondisi kesehatan mereka tetap baik meskipun berada di tempat pengungsian,” kata Kepala Puskesmas Pondidaha Esti Saranani usai pemeriksaan kesehatan warga terdampak banjir di Desa Ambuulanu, Kecamatan Pondidaha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.