01/12/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Bahar Smith Kembali Masuk Penjara Akibat Langgar Syarat Khusus Asimilasi

2 min read
Bahar Smith Kembali Masuk Penjara Akibat Langgar Syarat Khusus Asimilasi

LajuBerita – Reynhard Silitonga selaku Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM menjelaskan pemberian asimilasi di rumah terhadap terpidana kasus penganiayaan remaja Bahar Smith dicabut kembali.

Bahar bin Smith ditempatkan di sel pengasingan (one man one cell/ straf cell) Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat. Karena dianggap melanggar ketentuan dan aturan pemberian asimilasi napi Bahar bin Smith kembali masuk penjara.

Sebelumnya surat keputusan (SK) asimilasi yang diberikan kepada Bahar Smith telah dicabut. Alasan pencabutan asimilasi tersebut karena Bahar Smith dinilai tidak mengindahkan dan tidak mengikuti bimbingan yang dilakukan PK (Pembimbing Kemasyarakatan) Balai Pemasyarakatan Bogor. Bahar Smith juga dinilai melakukan pelanggaran khusus selama menjalani masa asimiliasi di rumah.

Silitonga juga menjelaskan, selama Bahar bin Smith menjalani masa asimilasi, dinilai telah melakukan sejumlah tindakan yang dianggap meresahkan masyarakat, yakni menghadiri kegiatan dan memberikan ceramah yang provokatif serta menyebarkan rasa permusuhan dan kebencian kepada pemerintah. Video ceramah provokatif Bahar bin Smith yang sudah menjadi viral dianggap dapat meresahkan di masyarakat.

Baca Juga : Rupiah Menguat ke 14.805 per Dolar AS, MEI/19/2020.

Selain itu, Bahar bin Smith juga dinilai melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar di tengah pandemi Covid-19, dengan mengumpulkan massa dalam pelaksanaan ceramahnya.

“Dengan beberapa perbuatan yang dilakukan Bahar bin Smith tersebut, maka yang bersangkutan dinyatakan telah melanggar syarat khusus asimilasi, sebagaimana diatur dalam pasal 136 ayat 2 huruf e Permenkumham Nomor 3/2018. Atas pelanggaran tersebut maka kepadanya dicabut asimilasinya dan selanjutnya diperintahkan untuk dimasukkan kembali ke dalam lembaga pemasayarakatan untuk menjalani sisa pidananya dan sanksi lainnya sesuai ketentuan,” ujar Silitonga.

Terpidana dijemput di rumahnya, pada pukul 02.00 WIB Selasa 19 Mei 2020. Penjemputan dilakukan oleh tim gabungan penegak hukum. Saat tiba di rumahSmith, kepala LPCibinong membacakan SK pencabutan asimilasi bernomor W11.PAS.PAS11.PK.01.04-1473/2020. Terpidana itu lalu dieksekusi ke LPGunung Sindur, Bogor, dan tiba di sana pada pukul 03.15 WIB, kemudian diperiksa kesehatannya, sebelum akhirnya ditempatkan di sel pengasingan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.