22/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Anies Mengeluarkan Pergub Baru Denda Hingga 1 Juta Rupiah atas Pelanggaran Pemakaian Masker

2 min read
Anies Mengeluarkan Pergub Baru Denda Hingga 1 Juta Rupiah atas Pelanggaran Pemakaian Masker

LajuBerita – Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta menerbitkan Pergub Nomor 79 Tahun 2020 mengenai Penerapan Disiplin dan Hukum Protokol Kesehatan.

Hal Tersebut Dilakukan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019. Dalam Pergub tersebut salah satunya mengatur denda progresif kepada warga yang tidak memakai masker saat PSBB transisi.

Seperti yang tertuang dalam Pasal 5 Pergub dikatakan bahwa bagi setiap warga diwajibkan mengenakan masker saat berada di luar rumah. Bila kedapatan tak mengenakan masker, akan dikenakan sanksi kerja sosial dan denda administratif paling banyak Rp 250 ribu.

Berikut bunyi Pasal 5 Pergub Nomor 79 Tahun 2020: Setiap orang yang ditemukan tidak menggunakan masker sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) huruf a akan dikenakan sanksi kerja sosial yaitu berupa membersihkan sarana fasilitas umum dengan mengenakan rompi selama 60 (enam puluh) menit atau dengan membayar denda administratif paling banyak sebesar Rp250.000 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).

Apabila warga yang pernah melakukan pelanggaran berulang kali melakukan hal yang sama yaitu tidak mengenakan masker, maka Pemprov DKI akan memberlakukan denda progresif yang artinya denda akan dilipat gandakan. Dalam Pergub tersebut, diterangkan bahwa denda progresif bila tidak mengenakan masker saat keluar rumah di tengah PSBB transisi bisa mencapai Rp 1 juta.

Baca Juga : Fakta Warga Yang Meninggal Karena Overdosis Di Diskotik Jakbar.

Berikut bunyi Pasal 5 Ayat 2 Pergub Nomor 79 Tahun 2020 yang mengatur denda progresif warga yang berulang kali tak mengenakan masker:

Bagi siapapun yang mengulangi pelanggaran tak menggunakan masker sebagaimana dimaksud pada pasal 5 ayat (1), akan dikenakan sanksi kerja sosial atau denda administratif dengan ketentuan sebagai berikut:

a. pelanggaran yang dilakukan berulang 1 (satu) kali akan dikenakan kerja sosial membersihkan sarana fasilitas umum dengan mengenakan rompi selama 120 menit atau denda administratif paling banyak sebesar Rp500.000;
b. pelanggaran yang dilakukan berulang 2 (dua) kali akan dikenakan kerja sosial membersihkan sarana fasilitas umum dengan mengenakan rompi selama 180 menit atau denda administratif paling banyak sebesar Rp750.000; dan
c. pelanggaran yang dilakukan berulang 3 (tiga) kali dan seterusnya akan dikenakan kerja sosial membersihkan sarana fasilitas umum dengan mengenakan rompi selama 240 menit atau denda administratif paling banyak sebesar Rp1.000.000.

Pemprov DKI Jakarta sebelumnya tengah menyusun aturan denda progresif bagi pelanggar PSBB transisi. Hal tersebut disampaikan oleh Arifin selaku Kepala Satpol PP DKI Jakarta. Arifin mengatakan, pihaknya saat ini tengah menyusun regulasi tersebut bersama Biro Hukum Provinsi DKI Jakarta.

“(Aturan denda progresif) sedang disiapkan dengan Biro Hukum,” ujar Arifin saat dihubungi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.