19/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Anggota Dewan Palembang Ditangkap BNN, Bawa 5 Kg Dan Ekstasi

2 min read

Laju Berita – Tim gabungan BNN dan Kepolisian berhasil meringkus anggota DPRD kota Palembang, berinisial D di sebuah laundry kawasan Jalan Riau, Kelurahan 26 Ilir, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang pada Selasa (22/9/2020), pagi tadi.

Di lokasi tersebut, selain D yang merupakan anggota dewan dari Partai Golkar juga didapati sabu seberat 5 kilogram dan ribuan pil ekstasi lainnya.

Kepala BNNP Sumatera Selatan Jhon Turman Pandjaitan membenarkan adanya penangkapan anggota DPRD Kota Palembang. Dari Fraksi Golkar karena kepemilikan sabu dan ekstasi tersebut.

BACA JUGA : Kebakaran Hutan Probolinggo Hingga Seluas 6 Hektar

“Ya, benar. Anggota Dewan DPRD Palembang ditangkap bersama lima rekannya (dua orang wanita dan tiga orang pria) di sebuah tempat laundry,” ujar Jhon kepada lajuberita.news pada Selasa (22/9/2020).

Jhon menjelaskan penangkapan D. Merupakan pengembangan dari kasus bos PO Pelangi yang ditangkap mengirim sabu di Tasikmalaya, Jawa Barat beberapa waktu lalu. D merupakan bagian dari sindikat jaringan Sumatra-Jawa yang mendapatkan narkoba dari Aceh.

Menurut Jhon, D mengedarkan narkoba di kawasan Palembang dan wilayah Sumsel lainnya. Namun, ia belum bisa memastikan apakah D menjadi bandar sabu sebelum jadi anggota DPRD atau sudah.

“Ini tak perlu tes urin lagi, sudah bandar, aktor intelektual. Kalau perlu dihukum seberat-beratnya. Akan dibawa ke Jakarta untuk diperiksa,” ujarnya..

“Barang bukti saat ini ada sabu 5 kilogram. Sedangkan pil ekstasi itu ada ribuan, masih kita hitung,” kata dia.

Di sisi lain, Jhon memastikan akan mendalami dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan oleh D. Pasalnya usaha laundry yang dimiliki D digunakan sebagai tempat menyimpan sabu yang diterimanya dari kiriman luar daerah. Dalam kasus ini, D dijerat Pasal 114 juncto Pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009.

“Kita sayangkan oknum anggota DPRD, seharusnya jadi contoh yang baik,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.