23/01/2021

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Anak Gugat Ayah Kandung di Bandung Rp3 Miliar, Karena Batalkan Sewa Tanah

2 min read
Anak Gugat Ayah Kandung di Bandung Rp3 Miliar, Karena Batalkan Sewa Tanah

Laju Berita – Seorang anak berabang adik dengan pengacaranya menggugat ayah kandungnya sendiri secara perdata membayar Rp3 miliar karena membatalkan perjanjian sewa tanah untuk warung ukuran 3×2 meter persegi di lahan seluas 4 ribu meter persegi.

Tergugat diketahui bernama Koswara (85) warga Kecamatan Cinambo Kota Bandung. Selain dia, beberapa orang anaknya ikut digugat, mereka adalah pertama Koswara bernama Imas Solihah dan suami Rudi Siahaan serta anak kelima bernama Hamidah (35).

Sedangkan pihak penggugat pun adalah anak Koswara bernama Masitoh, Deden beserta istri bernama Nining.

Gugatan dilayangkan Pengadilan Negeri Kelas IA Khusus Bandung dengan nomor gugatan 517/Pdt.6/2020/Pn Bdg tertanggal 2 Desember 2020. ‎Dalam kasus ini, Deden dan Nining dikuasakan ke Masitoh.

Salah seorang tergugat, Hamidah menjelaskan kasus ini bermula dari sebidang tanah seluas 4 ribu meter persegi dan bangunan berukuran 3×2 meter persegi yang dijadikan warung ‎oleh Deden.

Awalnya, Deden dan Koswara menyepakati uang sewa Rp 7,5 juta. Namun akhir tahun 2020 ada masalah yang membuat perjanjian tidak terlaksana. Koswara pun meminta Deden pindah sekaligus mengembalikan uang sewa.

Pembatalan itu membuat sengketa di tubuh keluarga tersebut. Salah satu di antaranya ada dugaan saudaranya mempengaruhi Koswara untuk membatalkan perjanjian sewa, hingga akhirnya gugatan dilayangkan ke pengadilan negeri.

Sidang pembacaan berkas gugatan belum digelar dan baru dalam tahap pemeriksaan berkas pada Selasa (12/1).

Baca Juga : Cewek Eksekutif Dari Malaysia Diburu Polisi Korea, Karena Bobol Uang Tunai Kasino Rp 190 Miliar

Dalam gugatannya, Deden dan Nining yang dikuasakan ke Masitoh selaku kuasa hukumnya, meminta Koswara, Hamidah dan Imas Solihah untuk membayar Rp 3 miliar jika Deden terpaksa pindah dari toko tersebut. Kemudian, membayar ganti rugi material Rp 20 juta dan immateriil senilai Rp 200 juta.

“Semuanya anak sebapak dan seibu. Sekarang malah menggugat bapaknya sendiri sampai miliaran rupiah. Saya enggak tahu nilai itu berdasarkan apa,” keluh dia.

‎Menurut dia, tanah seluas 4 ribu meter itu rencananya akan dijual oleh Koswara. Hasil penjualannya akan dibagikan pada para ahli waris. “Tanahnya kan warisan, mau dijual sama bapak saya. Nah hasilnya mau dibagi rata sama para ahli waris,” ucap dia.

Karena sakit hati digugat, Koswara membuat surat tertulis bermeterai dengan cap notaris pada 11 Desember 2020 yang menyatakan dia tidak lagi mengakui Masitoh, Deden, Ajid dan Muchtar sebagai anaknya lagi. Keterangan itu ditandatangani di hadapan tujuh saksi.

“Itu karena bapak saya sangat kecewa, padahal semuanya anak seibu sebapak,” ucap Hamidah.

Adapun kuasa hukum tergugat, Nana Ruhaiana dan Agung Munandar berharap kasus ini bisa selesai tanpa diputus hakim.

Persidangan sendiri masih pada pemeriksaan kelengkapan berkas, belum masuk ke pokok perkara. Setelah pemeriksaan berkas, majelis hakim akan mempertemukan semua pihak untuk mediasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.