21/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Ahok Usulkan Bubarkan Kementerian BUMN, Ini Alasannya

2 min read

Laju Berita – Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengusulkan agar Kementerian BUMN dibubarkan saja. Menurutnya, banyak tata kelola perusahaan negara yang selama ini tidak efisien.

Ahok juga mengatakan, tata kelola yang buruk ini juga dirasakannya langsung setelah masuk dalam lingkaran BUMN, atau setelah ditunjuk menjadi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

Dia mengusulkan, ratusan BUMN yang ada saat ini lebih baik dikelola dengan benar-benar profesional dan jauh dari kepentingan politik. Indonesia bisa meniru apa yang dilakukan pemerintah Singapura dengan membentuk Temasek.

BACA JUGA : Dana Rp 3,5 T Disiapkan Sri Mulyani Untuk Sulap Hotel Jadi Tempat Karantina

Harusnya Kementerian BUMN dibubarkan. Kita membangun semacam Temasek, semacam Indonesia Incorporation, ungkap Ahok seperti yang ditayangkan oleh akun YouTube POIN.

Dia mencontohkan, di Pertamina saja, jabatan direksi ataupun komisaris sangat kental dengan lobi-lobi politis dan bagi-bagi jabatan.

Dia ganti direktur pun bisa tanpa kasih tau saya, saya sempat marah-marah juga, jadi direksi-direksi semua main lobinya ke menteri karena yang menentukan menteri. Komisaris pun rata-rata titipan kementerian-kementerian, ungkap Ahok.

Ahok juga mengklaim, dirinya juga tak hanya duduk manis dengan jabatan Komut Pertamina. Dia merasa terpanggil untuk melakukan perbaikan. Salah satunya mengusulkan jabatan lewat lelang terbuka.

Menurut Ahok, Indonesia membutuhkan lebih banyak pekerja yang bekerja secara jujur untuk disabar di perusahaan-perusahaan BUMN seperti Pertamina.

Yang utama adalah jujur karena kejujuran dan loyalitas itu tidak ada sekolahnya. Kalau kamu punya itu, kamu sampai tua pun tidak mungkin suci. Kita berdoalah supaya di Indonesia itu ladangnya bisa siap untuk benih-benih baik ditaburkan, tuturnya.

Gaju besar di Pertamina

Banyak pratik tata kelola Pertamina yang, menurut Ahok, sangat tidak efisien. Mantan Bupati Belitung Timur ini menyinggung soal gaji di Pertamina yang menurutnya tidak masuk akal dalam pengelolaan perusahaan.

Sejak menjabat sebagai Komisaris Utama, dia sering mendapati pejabat Pertamina masih menerima fasilitas gaji besar meskipun jelas-jelas sudah dicopot dari jabatannya.

Tapi, masa dicopot gaji masih sama. Alasannya karena orang lama. Ya harusnya gaji mengikuti jabatan anda kan. Mereka bikin gaji pokok gede semua. Jadi bayangin gaji sekian tahun gaji pokok bisa 75juta. Dicopot, enggak ada kerjaan pun dibayar segitu. Gila aja nih, ungkapnya.

Respon Pertamina

Vice Presiden Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman buka suara perihal kritik yang disampaikan komisaris utamanya.

Kami menghargai pernyataan pak BTP sebagai Komit yang memang bertugas untuk pengawasan dan memberikan arahan, jelas Fajriyah melalui pesan singkat.

Dia mengatakan, kritik yang disampaikan Ahok juga sejalan dengan restrukturisasi Pertamina yang sedang dijalankan direksi agar perusahaan menjadi lebih cepat, lebih adaptif dan kempetitif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.