26/01/2021

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

9 Orang Menjadi Tersangka Kasus Pencabulan Anak di Tasikmalaya

2 min read
9 Orang Menjadi Tersangka Kasus Pencabulan Anak di Tasikmalaya

9 Orang Menjadi Tersangka Kasus Pencabulan Anak di Tasikmalaya

Laju Berita – Kepolisian Tasikmalaya akhirnya menangkap sembilan orang sebagai tersangka dalam kasus pencabulan terhadap seorang anak perempuan yang masih di bawah umur di Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya. Kesembilan orang tersebut akan ditetapkan sebagai tersangka setelah polisi memeriksa pelapor, saksi, dan melakukan gelar perkara.

Sembilan orang yang ditetapkan sebagai tersangka diketahui berinisial AS (70), IY (35), SD (39), MT (60), A (58), HS (40), DD (45), WG (63), dan NG (40). “Mereka akan kita tetapkan sebagai tersangka setelah kami melakukan gelar perkara. Yang tujuh orang adalah tetangga korban, dan yang dua lainnya ternyata masih kerabat korban,” kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Tasikmalaya, AKP Hario Prasetyo Seno, Kamis (26/11).

Hario juga menjelaskan, dua orang ditetapkan sebagai tersangka ternyata sudah memiliki enam cucu. Enam orang pelaku diketahui sempat melakukan persetubuhan dengan korban dengan berbagai modus, mulai diiming-imingi uang Rp 30 ribu sampai Rp 100 ribu, hingga mengancam.

“Jadi awal mulanya terjadi seorang pelaku inisial AS yang pertama kali menyetubuhi korban. Dia kasih sejumlah uang. Akhirnya teman yang lain juga ikut berbuat asusila. Dari enam pelaku yang setubuhi korban, kebanyakan melakukan perbuatannya sebanyak lima kali. Mereka bergilir melakukan persetubuhan setiap akhir pekan selama hampir setahun,” ujar dia.

Para pelaku juga melakukan aksi tersebut di beberapa tempat yang berbeda, mulai sekitar kolam pemancingan, saung di persawahan, hingga di rumah pelaku. Korban dan pelaku mengaku memiliki hobi yang sama yaitu memancing.

Baca Juga : Tukang Cendol Beralih Profesi Jual Tanaman Hias Hasil Curian

Pelaku diketahui melakukan aksi persetubuhan itu sejak tahun 2019 hingga pertengahan 2020 sehingga beberapa di antara pelaku ada yang sudah berulang kali melakukan aksinya. “Ada seorang pelaku yang sudah menyetubuhi korban di rumahnya saat perayaan kemerdekaan Indonesia,” kata dia.

Dalam kasus ini, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti, mulai dari pakaian korban hingga celana dalam pelaku. Para pelaku akan dijerat pasal 81 undang-undang perlindungan anak.

“Selain itu dari enam orang yang lain kita kenakan pasal 21 dan tiga lainnya kita kenakan pasal 82 undang-undang perlindungan anak. Ancaman hukuman pelaku 15 tahun kurungan penjara,” ucapnya.

AS, tersangka yang pertama kali menyetubuhi korban sempat mengaku nekat melakukan aksi tersebut karena tidak menerima perlawanan. Aksi itu pun dilakukan kakek bercucu enam karena kerap melihat korban memancing sampai malam hari.

“Saya kasih uang Rp 30 ribu,” singkatnya.

Sebelumnya, seorang anak perempuan yang di bawah umur asal Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya diduga menjadi korban pencabulan sejumlah lelaki. Beberapa lelaki yang melakukan aksi pencabulan tersebut diketahui sudah berusia lanjut.

Kepala Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto menerima laporan dari warga mengenai anak di bawah umur yang menjadi korban pencabulan. Mereka langsung melakukan pengecekan.

“Setelah dilakukan pengecekan ke lapangan, kejadian itu benar-benar terjadi menimpa anak perempuan tersebut. Kita langsung laporkan ke Polres Tasikmalaya pada 10 November kemarin. Dari 10 orang yang kita laporkan, dua diantaranya sudah berusia lanjut,” ujarnya, Rabu (25/11)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.