27/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

7 Bantuan yang Diberikan Ridwan Kamil pada Warga 5 Kota dan Kabupaten di Jabar Imbas Pemberlakuan PSBB

2 min read
7 Bantuan yang Diberikan Ridwan Kamil pada Warga 5 Kota dan Kabupaten di Jabar Imbas Pemberlakuan PSBB

LajuBerita – Dengan adanya pemberlakuan PSBB (Pembatasan Sosial berskala Besar) di Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Bekasi, Kota Depok, dan Kota Bekasi akan mendapatkan 7 pintu bantuan. Hal tersebut disampaikan oleh Ridwan Kamil selaku Gubernur Jawa Barat.

Kang Emil mengatakan secara garis besar masyarakat tentu terkena dampak dari pandemi Covid-19 ini. Adapun yang terkena dampak dibagi menjadi 2 golongan.

Golongan pertama yaitu golongan yang telah terdata oleh pemerintah pusat dan sudah terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
Masyarakat yang telah terdaftar pada DTKS adalah masyarakat yang mayoritas akan dibantu oleh APBN lewat sejumlah kementerian.

Golongan kedua yaitu non-DTKS yakni masyarakat yang rawan miskin baru yang sebelumnya belum masuk ke golongan DTKS.

Pada golongan ini ada terbagi 2 jenis yakni yang memiliki KTP di wilayah yang terlah memberlakukan PSBB dan warga yang tidka memiliki KTP setempat atau perantau.

Namun bagi warga perantau di kelima wilayah ini tidak perlu khawatir karena Gubernur yang akrab dipanggil Kang Emil ini mengatakan akan tetap di berikan bantuan oleh Pemprov Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten atau Kota.

Adapun yang di maksud dari 7 pintu bantuan menurut Kang Emil adalah:
1. Bantuan PKH (Program Keluarga Harapan) yang sudah diberikan rutin.
2. Bantuan berupa sembako atau pangan non tunai.
3. Bantuan Kartu Pra Kerja yang diberikan kepada pengangguran dan pekerja yang terkena PHK.
4. Bantuan sosial dari Presiden berupa uang tunai Rp. 600.000 dikali 3 bulan.
5. Bantuan dari Dana Desa sekitar 20% sampai 30%.
6. Bantuan dari Dana Sosial Provinsi berupa uang tunai Rp. 500.000 dikali 4 bulan.
7. Bantuan dari Dana Sosial Kabupaten di 5 wilayah tersebut.

Baca Juga : Tiga Gim Balapan Mobil Ini Bisa Jadi Solusi Kepenatan Saat WFH.

Kang Emil menyampaikan bahwa para ketua RT dan RW agar segera melakukan kajian ulang dan survei ulang. Jangan sampai para perantau tidak dihitung yang akhirnya tidak mendapatkan bantuan karena alasan tidak memiliki KTP di tempatnya.

Selama memang ekonomi warga yang susah dan perlu bantuan, mereka harus mendapatkan bantuan. Asalkan tidak terjadi tumpang tindih yang mengakibatkan mendapatkan bantuan lebih dari 1 pintu.

“Bantuan yang diberikan akan bervariasi waktunya, hari Rabu atau Kamis akan datang bantuan Provinsi, sedangkan bantuan yang berupa sembako logistik dan uang tunai insya Allah sudah bisa dikirimkan di daerah Bodebek, lalu seminggu kemudian menyusul bantuan dari Pemerintah Pusat yangtentu kaan di distribusikan juga” papar Kang Emil.

Di Jawa Barat akan menghadirkan gerakan nasi bungkus yang disingkat dengan istilah Gasibu.
Adapun bantuan ini diberikan apabila ketujuh pintu bantuan yang dimaksud masih menyisahkan celah dan ada yangterlewatkan dan masih terdapat orang-orang kelaparan.

“Minimal perut warga tidak kosong, jadi akan ada dapur umum di kelurahan-kelurahan yang nantinya akan dibagikan ansi bungkus. Jadi kami harapkan disinilah Sila Ketiga Pancasila diterapkan. Maka kepada masyarakat yang ingin membantu nasinya, silahkan berkoordinasi dengan RW masing-masing untuk saling membantu kepada yang membutuhkan” tutupnya.

Dan Kang Emil berharap kepada para RW agar menjadi RW siaga yang segera melaporkan warga yang perlu dibantu dan mendata seadil-adilnya. Sehingga tidak ada warga yang tidak mendapatkan bantuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.