19/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

305 Pedagang Pasar di DKI Jakarta Positif Covid-19

2 min read
305 Pedagang Pasar di DKI Jakarta Positif Covid-19

LajuBerita – Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mencatat terdapat 305 kasus positif virus Corona yang berasal dari 46 pasar di DKI Jakarta.

Berdasarkan dari total tersebut, jumlah pedagang positif covid-19 terbanyak berada di Pasar Cempaka Putih.

“Pasar Cempaka Putih dari 98 yang test swab, 70 dinyatakan positif,” ujar Ketua DPW IKAPPI DKI Jakarta Miftahudin dalam keterangan resminya, dikutip Senin (20/7).

IKAPPI juga menyayangkan PD PASAR JAYA selaku BUMD pengelola sejumlah pasar tradisional di Jakarta kurang begitu aktif dalam menjalankan edukasi terhadap bahaya covid-19.

“Dan sudah 45 pasar yang telah di tutup di DKI Jakarta menjadi fokus dan pelajaran penting untuk ditindaklanjuti tahapan-tahapan program yang akan dilakukan oleh IKAPPI dan jajaran unit kerja pasar,” kata Miftahudin .

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan masih ada pedagang dan pengelola pasar di wilayah DKI Jakarta yang tak mau melakukan tes Covid-19 untuk melacak penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat.

Baca Juga : Vaksin Virus Corona Dari China Masuk Ke Indonesia Minggu Kemarin.

Riza menuturkan sejumlah pedagang khawatir apabila dirinya diidentifikasi terinfeksi Covid-19 setelah dilakukan tes PCR di tengah pasar. Kekhawatiran itu, menurut Riza, disebabkan karena sejumlah pedagang takut bakal tidak mampu untuk berdagang lagi selama dikarantina secara mandiri atau di rumah sakit.

“Kalau testing kemudian diisolasi, masyarakat pedagangnya khwatir jika mesti dirawat 14 hari karena yang bersangkutan tidak bisa jualan, tidak bisa menafkahi keluarga,” kata Riza saat menghadiri saat menghadiri Kampanye Pasar Tradisional Bebas Covid-19 dan Gerakan Memakan Kantong Belanja Ramah Lingkungan (KBRL) di kawasan Pasar Tebet Barat pada Jumat (17/7/2020) pagi.

Selain itu, dia juga mengatakan, para pengelola pasar juga enggan melakukan tes PCR di pasar yang dikelola. Alasannya, menurut dia, para pengelola takut jika pasar tidak dapat beroperasi karena mesti ditutup jika didapati hasil positif Covid-19.

“Kami minta di DKI Jakarta agar seluruh pedagang bisa membantu bekerja sama untuk bersedia dilakukan test di pasar,” kata dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.