28/11/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

3 Korban Jiwa Akibat Pembagian Sumbangan di Sri Lanka

2 min read

Laju Berita – Tiga perempuan tewas akibat terinjak-injak dalam kegiatan pembagian sumbangan di Sri Lanka. Sebesar US$8 (sekitar Rp119 ribu) untuk penduduk yang terdampak virus corona (Covid-19). Di ibu kota Colombo, Sri Lanka, pada Kamis (21/5) kemarin.

Pembagian uang tersebut dilakukan seorang dermawan setempat untuk sedikit meringankan beban penduduk. Akibat kebijakan penguncian wilayah (lockdown) yang diberlakukan di Sri Lanka untuk menekan penyebaran virus corona.

Anggota parlemen Sri Lanka. Mujibur Rahman, mengatakan saat itu sekitar 1.000 orang mengantri di luar gudang milik seorang pengusaha yang senantiasa membagikan penghasilan tahunannya selama Ramadan.

Pada Saat itu ketika gerbang dibuka, pengusaha itu memberi hadiah yang sebesar 1.500 rupee atau setara dengan upah harian buruh.

BACA JUGA : Video Sarah Salsabila Jual Keperawanan Akan Didenda Hingga 6 Milliar

“Beberapa orang saat itu mencoba menerobos antrian dan (memaksa) masuk, saat itulah para wanita tersebut di puncak antrian terjatuh dan terinjak-injak hingga meninggal,” kata Rahman kepada AFP.

Sembilan orang lainnya pun terluka parah dalam kericuhan tersebut dan dilarikan ke rumah sakit terdekat.

“Masyarakat tidak mendapatkan upah dalam dua bulan akibat lockdown (untuk mengendalikan) virus (sejak 20 Maret), masyarakatpun putus asa. Ketika mereka mendengar tentang sumbangan (yang dibagikan) hari ini,” ujar Rahman.

Kepala Kepolisian Colombo. Deshabandu Tennakoon, mengatakan pengusaha yang tidak disebutkan namanya tersebut beserta kelima asistennya pun saat itu ditangkap akibat kejadian tersebut.

Bulan ini. Penyaluran uang tunai yang di berikan pemerintah yang masing-masing senilai 5.000 rupee ke 5,14 juta keluarga miskin juga memicu kericuhan di desa-desa.

Meski beberapa kebijakan pembatasan telah dicabut di beberapa wilayah di Sri Lanka, tetapi Colombo dan distrik tetangga masih memberlakukan lockdown.

Sejauh ini, Sri Lanka telah mencatat 1.045 infeksi, termasuk sembilan kematian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.