01/12/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

3 Jemaah Umrah Dari Indonesia, Positif Virus Corona Di Arab Saudi

2 min read

Laju Berita – 3 jemaah dari Indonesia yang umrah pada kloter 1 positif corona. Akibat itu, ketiganya tidak diizinkan umrah pada rabu 4/Nov kemarin.

Informasi soal jemaah yang terkena virus covid-19 ini dibenarkan oleh pengurus Amphuri (Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia).

Benar. Dan saat ini dalam proses karantina juga PCR ulang, ungkap Waketum Amphuri Bidang DPD Azhar Ghazali kepada LajuBerita.

Menurutnya, 3 orang jemaah itu sudah dipisahkan dengan jemaah lainnya. Pedampingan kesehatan ketiganya terus dilakukan.

BACA JUGA : Cara Mendaftar Kartu Prakerja Gelombang 11, Kuota Terbatas loh

Ditangani dengan baik dan diberi tempat dihotel yang sama diruang yang berbeda. Yang dikhusukan untuk orang yang terinfeksi.

Azhar yang tergabung dalam kloter 1 juga masih di Arab Saudi setelah menunaikan umrah pada Rabu sore waktu setempat kemarin.

Jemaah yang sudah umrah saat ini diwajibkan karantina lagi selama dua hari.

Aman ini. Diperlakukan dengan baik ungkap Azhar.

Ketiga jemaah yang terkena corona itu diketahui saat petugas Kemenkes Arab Saudi melakukan tes swab kepada jemaah di hotel tempat mereka menginap. Tes usap dilakukan setelah dua hari dari tiga hari masa karantina.

Mereka yang hasilnya negatif corona, diizinkan umrah, sedangkan yang positif harus diisolasi.

Hotel tempat menginap sendiri per kamar maksimal berisi 2 orang. Arab Saudi mewajibkan sepuluh persen dari kamar hotel difungsikan sebagai ruang karantina jemaah positif corona.

Jemaah kloter I ini terdiri dari 224 jemaah yang tiba di Arab Saudi pada Minggu (1/11). Salah satu syarat terbang umrah adalah mengantongi sertifikat PCR negatif corona dari lab tepercaya maksimal 72 jam sebelum keberangkatan.

Tiba di Saudi, mereka menginap di dua hotel berbintang di Makkah.

Arab Saudi memberi izin tinggal maksimal 10 hari bagi jemaah internasional, termasuk 3 hari karantina sebelum umrah. Sedangkan ibadah umrah (tawaf dan sai) hanya diizinkan satu kali saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.