22/01/2021

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

14 Kg Sabu-sabu dan Ratusan Ribu Obat Psikotropika Dimusnahkan Polda Jabar

2 min read

Laju Berita – Belasan kilogram sabu hasil pengungkapan Polda Jawa Barat (Jabar) dimusnahkan. Ada pula ganja dan ribuan obat psikotropika yang turut dimusnahkan. Narkoba hasil pengungkapan sepanjang bulan Juli hingga Desember 2020 ini dimusnahkan di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (22/12). Kapolda Jabar, Irjen Pol Ahmad Dofiri memimpin acara tersebut didampingi unsur dari BNNP Jabar, Kejaksaan, BPOM dan Kanwil Bea Cukai Jabar.

Dari data yang berhasil dihimpun, total sabu yang dimusnahkan 14.487,16 gram, ganja 1.500,64 gram, 161.518 butir obat psikotropika dan tembakau gorilla 120.641,74 gram. Lalu, 20.057 botol minuman keras ilegal berserta tuak sebanyak 64 jeriken.

Kasus yang menonjol dari pengungkapan itu adalah penangkapan dua kurir dari Pekanbaru yang membawa sabu 10 kilogram pada 9 November 2020 lalu di Gerbang Tol Cikatama.

Selain itu, kasus yang berhasil diungkap adalah pembuatan tembakau gorilla di Bekasi. Tersangka berinsial AA mengubah apartemen menjadi tempat produksi. Polisi mengamankan barang bukti 150 kilogram tembakau gorilla yang bahan bakunya dikirim dari China.

“Makna dari pemusnahan ini kita ingin menunjukkan bahwa sebegitu berbahayanya sabu dan ganja yang beredar. Andaikan itu beredar di masyarakat, berapa korban? Jadi itu kita maknai seperti itu,” ucap Ahmad Dofiri.

Baca Juga: Modus Tanya Jam, Jambret Ponsel Milik 2 Bocah dan Aksinya Terpantau CCTV

Di sisi lain, jelang libur akhir natal dan tahun baru, Ahmad menginstruksikan kepada anggotanya untuk mengawasi perayaan atau pesta yang bisa membuat kerumunan orang.

“Tidak ada perayaan malam tahun baru dan orang kumpul-kumpul sebagaimana instruksi dari Bapak Gubernur, ya saya kira di wilayah kabupaten dan kota pun sama, mudah-mudahan ini mengurangi peredarannya apakah tadi obat-obatan maupun minuman keras,” kata dia.

“Bukan diawasi lagi, kita tindak. Sama, kembang api juga tidak boleh, namanya juga perayaan. Perayaannya enggak boleh apalagi kembang api, tidak boleh,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.