October 1, 2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

7 Sekolah SMA di Jateng Gelar Belajar Tatap Muka, Jam dan Kuota Pelajar Dibatasi

2 min read
7 Sekolah SMA di Jateng Gelar Belajar Tatap Muka, Jam dan Kuota Pelajar Dibatasi

LajuBerita – 7 Sekolah SMA di Jawa Tengah (Jateng), melaksanakan simulasi pembelajaran tatap muka, Senin (7/9). Uji coba dilakukan dengan membatasi waktu belajar yang hanya tiga jam, dan kuota siswa maksimal 100 orang dari jumlah total murid.

Di SMKN I Temanggung, dari jumlah peserta didik yang mencapai 2.131 siswa, saat simulasi hanya 72 siswa (3 persen) yang ikut belajar tatap muka. Sisanya masih mengikuti pembelajaran daring (online) dari tempat masing-masing.

“Jadi jam belajar tatap muka dipangkas hanya tiga jam saja. Sedangkan peserta didik sementara ada 12 siswa kali enam rombel. Sisanya pembelajaran jarak jauh. Kali ini siswa yang mengikuti pelajaran banyak yang praktik,” kata Kepala SMKN I Temanggung Tri Setya Budi, Senin (7/9).

Nantinya simulasi dilakukan selama dua minggu ke depan. Sebelumnya setiap hari pihak sekolah melakukan pembenahan terhadap fasilitas sekolah. Dengan memberi jarak duduk antarsiswa, membuat jalur khusus, hingga pembentukan pos pantau. Selain itu, pada tahap simulasi, pihaknya meliburkan aktivitas kantin sekolah.

Baca Juga : 8 Kepala Dinas Pemkab Sidoarjo Positif Covid-19.

“Kantin sekolah tutup. Kami juga kerja sama dengan kelurahan dan pihak terkait untuk mengontrol pedagang yang ada di luar sekolah. Siswa pulang pergi hanya untuk mereka yang diantar pakai kendaraan pribadi, atau bawa sendiri, dan jalan kaki,” ujarnya.

Sementara itu siswa SMAN I Parakan Temanggung, Lydia Amanda (17) mengaku senang bisa kembali bersekolah, setelah tujuh bulan belajar daring. Murid kelas XII IPS II itu menyebut, sempat bingung saat pertama kali masuk sekolah dengan penerapan protokol kesehatan.

“Rasanya kurang terbiasa ketika masuk kemudian cuci tangan dan jaga jarak. Namun itu juga melatih kebiasaan kita,” kata Lydia Amanda.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah, Padmaningrum menyampaikan ada tujuh sekolah di Jawa Tengah yang melaksanakan simulasi pembalajaran tatap muka.

“Tujuh sekolah itu di Kota Tegal, Wonosobo dan Temanggung. Sekolah itu melaksanakan simulasi selama dua minggu, setelah itu kita evaluasi hasilnya seperti apa,” kata Padmaningrum.

Sedangkan masing-masing sekolah tersebut maksimal 100 siswa yang mengikuti simulasi. Sedangkan siswa yang lain tetap pembelajaran secara daring.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.